Tangkal Wabah PMK, Disnak Sukabumi Gencar Edukasi Peternak
Sukabuminow.com || Guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi merugikan sektor peternakan, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada peternak serta pedagang sapi.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kewaspadaan peternak dalam menghadapi ancaman PMK. “Wabah PMK dapat berdampak besar pada peternakan sapi, oleh karena itu, kami terus memberikan edukasi terkait pencegahan dan pengendalian penyakit ini,” ujar Drh. Asep, belum lama ini.
Peternak dan pedagang diberikan pemahaman tentang langkah-langkah penting mencegah penyebaran PMK, seperti memastikan setiap ternak yang masuk ke wilayah Sukabumi memiliki surat kesehatan hewan dan telah menjalani vaksinasi PMK. Selain itu, sapi yang baru masuk harus menjalani masa karantina selama 14 hari sebelum bergabung dengan ternak lainnya.
“Selain pengawasan ketat terhadap ternak yang masuk, kami juga mengingatkan peternak untuk rutin menjaga kebersihan kandang serta menggunakan disinfektan guna mencegah penyebaran virus,” katanya.
“Jika ada gejala PMK pada sapi, segera laporkan ke Puskeswan terdekat agar bisa segera ditangani,” tambahnya.
Langkah proaktif tersebut diharapkan dapat membantu peternak menghindari kerugian besar akibat wabah PMK serta menjaga kestabilan sektor peternakan di Kabupaten Sukabumi. (Edo)
Editor : Andra Permana




