Kabupaten SukabumiKesehatan

Terkait Pelayanan, Ini Jawaban RSUD Palabuhanratu

Sukabuminow.com || Pihak RSUD Palabuhanratu angkat bicara. Terkait pelayanan di IGD (Instalasi Gawat Darurat). Yang terjadi belum lama ini.

Pelayanan IGD dikeluhkan. Warga bernama Jho Muksin (39), warga Kampung Mariuk RT 02/03, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, merasa dirugikan. Saat membawa anaknya. Ke IGD RSUD Palabuhanratu. Yang mengalami panas tinggi.

“Kami sudah mendapat laporan. Dari IGD. Perihal infus di tangan pasien. Hingga berdarah,” tutur Billy Agustian. Humas RSUD Palabuhanratu, Kamis (28/3/19).

Baca Juga  :

Billy mengatakan, darah itu sudah bercampur dengan cairan infus. Darah merembes ke spalk (perban yang mengikat jarum infuse dan selang infus). Disebakan tangan pasien yang aktif.

“Keluarga pasien datang ke petugas medis. Selang Infus dan perban spalk diganti. 15 menit kemudian. Sesuai permintaan,” ujar Billy, saat di hubungi via telepon.

Terkait pembayaran obat. Billy menyebut telah sesuai aturan. Sesuai alur pelayanan farmasi. Ia menegaskan, standar pelayanan di IGD telah sesuai.

“SOP-nya jelas. Pasien datang langsung diperiksa. Ditindak dan diobati. Memakai obat-obatan life safing. Atau obat cadangan kegawatdaruratan yang ada di IGD,” urainya.

“Resep yang diberikan petugas kepada keluarga pasien. Adalah untuk mengganti obat yang sudah digunakan. Saat tindakan pertama kali datang di IGD,” pungkasnya. (Yadi)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close