AdvertorialDPRD Kabupaten Sukabumi

Ketua DPRD Sukabumi Bongkar Isi Retreat Magelang, Ini Pesan Penting Presiden Prabowo

Sukabuminow.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Budi Azhar Mutawali, mengungkapkan sejumlah poin penting hasil retreat Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar selama lima hari di Akademi Militer Magelang pada 14–19 April 2026.

Kegiatan tersebut menjadi forum strategis nasional yang mempertemukan para pimpinan legislatif daerah dengan pemerintah pusat, termasuk arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut politisi Golkar itu, dalam retreat tersebut Presiden lebih menekankan pada pemahaman situasi geopolitik global yang berdampak terhadap Indonesia, tanpa adanya kebijakan mendesak yang bersifat krusial.

“Pada dasarnya tidak ada hal yang bersifat urgensi. Presiden hanya menyampaikan situasi geopolitik kita saat ini, sehingga menjadi tambahan wawasan bagi kami di daerah,” ujar Budi usai rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/4/26).

Selain itu, para peserta juga mendapatkan paparan dari sejumlah menteri, khususnya terkait sektor energi nasional. Pemerintah, kata Budi, memberikan jaminan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri.

“Ada penjelasan dari menteri terkait energi bahwa pemerintah menjamin ketersediaan BBM. Kalaupun ke depan ada penyesuaian, itu bukan untuk memberatkan masyarakat. Sekarang pun kenaikan hanya untuk yang nonsubsidi,” jelasnya.

Lebih jauh, Budi menegaskan bahwa pesan utama yang ditekankan dalam retreat tersebut adalah penguatan kualitas kepemimpinan di daerah. Ketua DPRD diminta untuk terus meningkatkan tanggung jawab terhadap masyarakat serta responsif terhadap perkembangan informasi nasional.

“Yang paling penting adalah bagaimana kepemimpinan kita ke depan harus lebih baik, memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat, serta mampu menyerap dan menyampaikan informasi yang berkembang hari ini,” tegasnya.

Ia menilai retreat tersebut memberikan manfaat signifikan dalam memperluas wawasan para pimpinan DPRD, terutama dalam memahami isu-isu strategis nasional yang berdampak langsung ke daerah.

“Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk menjalankan fungsi legislatif dengan lebih optimal, sekaligus menjembatani kebijakan pusat agar tepat sasaran di daerah,” pungkas Budi.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page