Ledakan di Cipanengah Sukabumi, Kaca dan Plafon Rumah Warga Hancur

Sukabuminow.com || Peristiwa ledakan tabung gas yang digunakan untuk pengisian balon terjadi di Kampung Tegallaya, RT 01/04, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (6/6/26) sekitar pukul 18.25 WIB petang. Kejadian tersebut mengakibatkan sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan pada bagian kaca jendela dan plafon.

Kapolsek Lembursitu, Iptu Erik Sukendar, menjelaskan bahwa ledakan bermula saat pemilik tabung selesai menguras gas dari tabung yang biasa digunakan untuk pengisian balon. Setelah proses tersebut, tabung kemudian diisi dengan campuran aluminium foil dan soda api.

“Pada hari Sabtu tanggal 6 Juni 2026 sekitar pukul 18.25 WIB di Kampung Tegallaya RT 01 RW 04 Kelurahan Cipanengah Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi telah terjadi peristiwa tabung gas untuk pengisian balon meledak yang mengakibatkan empat rumah mengalami kerusakan pada kaca jendela dan plafon rumah,” ujar Erik saat dihubungi Minggu (7/6/26) pagi.

Menurut keterangan kepolisian, sebelum ledakan terjadi, tabung gas tersebut sempat ditinggalkan di depan rumah oleh pemiliknya selama beberapa menit. Tidak lama berselang, terdengar suara ledakan keras yang mengejutkan warga sekitar dan menyebabkan kepanikan.

“Sekitar tiga menit kemudian tabung gas tersebut meledak dan menghantam pintu rumah korban serta rumah warga lainnya di sekitar lokasi,” tambahnya.

Dampak ledakan tidak hanya merusak rumah milik pemilik tabung, tetapi juga menjalar ke sejumlah bangunan warga sekitar. Kaca jendela pecah dan bagian plafon rumah mengalami kerusakan akibat kuatnya tekanan ledakan.

Empat warga tercatat terdampak dalam peristiwa ini, yakni Oman Abdurochman (40 th), warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi; Ari Anggara (40 th), warga Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu; serta Ipah (79 th) dan Asep (65 th), warga Kampung Tegallaya, Kelurahan Cipanengah.

Menyikapi kejadian tersebut, Polsek Lembursitu bersama personel Bhabinkamtibmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan kerusakan.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun demikian, kerugian materi akibat insiden ini ditaksir mencapai jutaan rupiah.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun jiwa,” tegas Erik yang pernah bertugas di Mapolsek Palabuhanratu itu.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru