Kabupaten SukabumiPeristiwaSosial

Hari Ke-7, Pencarian Barji Masih Nihil

Reporter : Deden

Sukabuminow.com || Barji (35 th), telah hilang sejak sepekan lalu. Pencarian tim SAR Daerah (Sarda) gabungan di Sungai Cimandiri belum membuahkan hasil.

Warga Kampung Pasirgerong RT 06/01, Desa Bantarkalong, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi itu hilang sejak Jumat (14/2/20). Korban diduga stres dan melarikan diri dari rumah melalui atap. Pelariannya menuju Sungai Cimandiri tepatnya di Kampung Kedung RT 01/07, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, sebelum akhirnya hilang.

“Pencarian korban dibagi tiga regu. Kami menyisir menggunakan rafting boat sejauh 7 kilometer dari lokasi kejadian sampai Jembatan Pelangi Desa Cibuntu, kecamatan Simpenan. Kemudian regu kedua mencari dengan rubber boat dari Jembatan Bagbagan, Desa Cidadap sejauh 10 kilometer sampai Muara PLTU Palabuhanratu. Dan regu ketiga melakukan pemantauan secara visual dari lokasi kejadian hingga Jembatan Pelangi dan melakukan pemantauan di Muara PLTU sejauh 20 kilometer,” tutur Koordinator Pos SAR Basarnas, Faber Sinaga kepada Sukabuminow.com, Kamis (20/2/20).

Ia menjelaskan, pencarian hari ke-7 berjalan lancar. Berbeda dengan hari-hari sebelumnya yang terkendala debit air tinggi akibat hujan deras. Kondisi air kotor juga menjadi kendala.

“Sampai sejauh ini, pencarian belum membuahkan hasil,” jelasnya.

Sementara itu, ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Pazri Assidiq, menambahkan, pihaknya masih berupaya mencari di sekitar Pantai Loji, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Setali tiga uang, pencarian belum juga membuahkan hasil.

“Ada kemungkinan jasad korban sudah ke dasar laut. Terlebih debit air sungai saat kejadian cukup besar. Ditambah Sabtu dan Minggu kemarin, hujan deras,” bebernya.

“Kami sudah menginfomasikan kejadian ini kepada nelayan. Kami meminta mereka untuk segera melaporkan bila ada tanda-tanda penemuan mayat,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close