Palabuhanratu Diguyur Hujan Deras, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Area Setda
Sukabuminow.com || Malam yang semula tenang di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendadak berubah tegang. Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan pesisir itu, Sabtu (18/4/26) malam, memicu sebuah pohon besar tumbang dan menimpa mobil yang terparkir di area Kantor Sekretariat Daerah (Setda).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.50 WIB itu tidak hanya menyisakan kerusakan, tetapi juga membekas dalam ingatan warga yang berada di lokasi.
Agung, salah seorang warga yang tengah menikmati suasana malam di Alun-alun Palabuhanratu, mengaku kaget saat suara keras tiba-tiba memecah suasana.
“Awalnya saya lagi santai, hujan memang deras, tapi masih banyak orang di sekitar alun-alun. Tiba-tiba terdengar suara ‘bruk’ cukup keras. Orang-orang langsung menoleh dan sebagian panik,” ujar Agung.
Menurutnya, suasana yang semula hangat dengan aktivitas warga berubah menjadi penuh kewaspadaan. Beberapa orang bergegas menjauh dari area pepohonan, sementara lainnya mencoba mencari tahu sumber suara.
“Anginnya memang kencang sekali. Setelah itu baru terlihat kalau ada pohon tumbang dan menimpa mobil di area Setda. Untungnya tidak ada orang di dalam kendaraan,” tambahnya.
Pohon yang tumbang diperkirakan memiliki tinggi sekitar 10 meter. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai terpaan angin menjadi faktor utama robohnya pohon tersebut.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi pengingat kuat bagi masyarakat akan potensi bahaya cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini.
Tak lama setelah kejadian, petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Batang pohon yang melintang segera dipotong dan disingkirkan guna memulihkan akses di sekitar area perkantoran.
Agung menilai respons petugas cukup sigap, sehingga situasi bisa segera dikendalikan.
“Petugas cepat datang, jadi tidak terlalu lama akses tertutup. Tapi kejadian ini bikin kita lebih waspada, apalagi kalau lagi hujan deras begini,” katanya.
Fenomena cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir memang menjadi perhatian. Intensitas hujan tinggi yang disertai angin kencang berpotensi memicu kejadian serupa, terutama di area dengan banyak pepohonan tua.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan pada malam hari atau ketika kondisi cuaca tidak menentu.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




