Bangga Kencana di Sukabumi Diuji, Kader IMP Jadi Kunci Ketahanan Keluarga
Sukabuminow.com || Ratusan kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berkumpul di kawasan Salabintana, Sabtu (18/4/26). Namun, lebih dari sekadar ajang temu, kegiatan ini mencerminkan satu hal penting: menguatnya urgensi isu kependudukan dan ketahanan keluarga di tingkat daerah yang berdampak nasional.
Di tengah laju pertumbuhan penduduk dan tantangan kualitas keluarga yang kian kompleks, keberadaan kader IMP menjadi elemen krusial dalam memastikan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) berjalan efektif hingga ke tingkat akar rumput.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa peran kader tidak lagi sebatas pendamping program, melainkan garda terdepan dalam menjaga keseimbangan pembangunan manusia.
“Keberhasilan pengendalian penduduk di Kabupaten Sukabumi tidak terlepas dari kerja nyata para kader di lapangan. Mereka berkontribusi langsung dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkutat pada angka pertumbuhan penduduk, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan dari keluarga. Karena itu, kader IMP memiliki posisi strategis dalam mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan.
Senada dengan itu, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, menekankan bahwa isu kependudukan kini menjadi perhatian serius secara nasional, terutama terkait ketahanan keluarga, pernikahan usia dini, hingga stunting.
“Kader IMP adalah ujung tombak dalam mengintervensi persoalan di tingkat keluarga. Mereka bukan hanya menyampaikan program, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga yang matang,” kata Eka.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas kader menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman, termasuk perubahan pola sosial dan ekonomi masyarakat.
“Ke depan, pendekatan program Bangga Kencana harus semakin adaptif. Kader harus dibekali pemahaman yang kuat agar mampu menjangkau masyarakat secara lebih efektif dan humanis,” jelasnya.
Dalam konteks yang lebih luas, apa yang dilakukan di Sukabumi mencerminkan upaya daerah dalam mendukung agenda nasional, khususnya dalam menciptakan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan Indonesia.
Kader IMP, yang selama ini bekerja langsung di tengah masyarakat, diharapkan terus menjadi agen perubahan. Mereka tidak hanya menjalankan program, tetapi juga membangun pola pikir baru tentang pentingnya keluarga kecil yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana




