Hadiri Lokakarya, Bupati Sukabumi Sebut Peran Penting Guru Penggerak
Sukabuminow.com || Ratusan guru di Kabupaten Sukabumi hadir dalam kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut dipusatkan di Hotel Augusta Palabuhanratu, Sabtu (14/5/22).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Mohammad Solihin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2022.
“Ada 100 orang Calon Guru Penggerak Angkatan 3 ini. Mereka sudah tujuh bulan terakhir mengikuti Diklat (Pendidikan dan Pelatihan). Tinggal dua bulan lagi dan mereka akan lulus dengan mendapatkan sertifikat,” tutur Solihin usai kegiatan.
Solihin menjelaskan, Diklat Calon Guru Penggerak Angkatan 3 tak hanya diikuti oleh guru yang berstatus PNS, namun juga oleh tenaga honorer yang mengajar di PAUD/TK, SD, hingga SMP.
“Honorer juga ada. Yang jelas, program ini merupakan program pusat Kemendikbudristek RI. Target kami tahun ini ada 200 Guru Penggerak yang lulus Diklat dan mendapatkan sertifikat,” tegasnya.
Di tempat sama, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mendukung penuh Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Sukabumi tersebut. Marwan berucap, bahwa guru modern harus mampu menguasai berbagai teknik cara mengajar serta melek digital.
“Program ini sangat penting bagi para guru. Sebab ada Peraturan Mendikbudristek RI yang menyebutkan bahwa sertifikat Guru Penggerak akan menjadi salah satu syarat seorang guru PNS menjadi kepala sekolah. Kendati sifatnya tidak wajib diangkat meskipun sudah memiliki sertifikat ini,” terangnya.
Marwan menegaskan, sertifikat Guru Penggerak juga menjadi dasar penilaian seorang guru terampil atau tidak dalam menjalankan tugas mendidik di sekolah tempatnya mengajar.
“Punya sertifikat Guru Penggerak, pasti cakap. Makanya saya mendorong, agar semua guru ikut Diklat Calon Guru Penggerak angkatan selanjutnya, termasuk guru honorer juga. Yang honorer dan memiliki sertifikat Guru Penggerak, maka dia wajib terus bergerak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tempatnya mengajar,” bebernya.
Di akhir kegiatan, Marwan didampingi Solihin mengunjungi 17 stand yang berisi hasil aksi nyata para Calon Guru Penggerak selama tujuh bulan mengikuti Diklat. (Ade Firmansyah)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




