AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Gerakan Pangan Murah Sukabumi, Strategi Tekan Inflasi

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional pada Sabtu (30/8/25). Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Parkir Gudang Bulog Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, sekaligus terhubung melalui telekonferensi dengan pemerintah pusat.

Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menjelaskan bahwa di Kabupaten Sukabumi, Gerakan Pangan Murah digelar di 47 kecamatan. Masyarakat dipersilakan mendatangi lokasi yang telah ditentukan untuk mendapatkan berbagai bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan terjangkau di tengah dinamika harga pangan,” ungkap Ade.

Di tempat sama, Direktur Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan bahwa GPM dirancang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus memperpendek rantai distribusi. Melalui mekanisme ini, bahan pangan seperti beras, minyak goreng, telur, dan sayuran dapat didistribusikan langsung dari produsen atau grosir kepada masyarakat.

“Tujuannya jelas, yakni menekan laju inflasi, membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, serta memperkuat ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui daring menekankan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi instrumen strategis dalam mendukung agenda besar Presiden Prabowo Subianto mengenai swasembada pangan. Tito menyebut, isu pangan merupakan salah satu perhatian terbesar publik.

“Berdasarkan survei, lebih dari 60 persen perhatian masyarakat tertuju pada isu pangan. Pangan adalah kebutuhan nomor satu yang tidak bisa ditunda. Karena itu, kolaborasi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sangatlah penting,” ujar Tito.

Isu Strategis: Inflasi dan Ketahanan Pangan

Gerakan Pangan Murah bukan sekadar kegiatan pasar murah, melainkan bagian dari strategi nasional untuk menjaga kestabilan harga di tengah ancaman inflasi daerah dan ketidakpastian global. Stabilitas harga pangan sangat menentukan daya beli masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang rawan fluktuasi harga.

Selain itu, program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rantai pasok pangan di daerah, sehingga mendukung visi besar pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan swasembada nasional. Dengan penyelenggaraan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi, GPM diharapkan dapat dirasakan manfaatnya secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter: Ridwan HMS
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page