AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanParlemen

Temui Ketua Fraksi Demokrat, Nakes Honorer Idamkan Status P3K

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Belum lama ini, pemerintah pusat mengangkat 638 orang tenaga honorer kategori II (K-II) Kabupaten Sukabumi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Adapun rinciannya yakni 541 guru ahli pertama, 73 penyuluh pertanian, dan 24 tenaga kesehatan. Jumlah tersebut belum mencakup semua, sebab masih banyak tenaga honorer yang belum berstatus P3K.

Pengangkatan tersebut membawa angin segar bagi tenaga honorer terlebih yang berstatus K-II, sebab ada kemungkinan diangkat menjadi tenaga P3K. Hal itu juga dirasakan tenaga kesehatan (Nakes) honorer di antaranya perawat, bidan, apoteker, hingga analis di Kabupaten Sukabumi.

Selasa (16/2/21), sejumlah perawat, bidan, apoteker, dan analis, meminta Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Demokrat, Badri Suhendi, untuk menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat agar diangkat menjadi P3K. Aspirasi itu disampaikan dalam pertemuan di Kantor DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Sukabumi, Jalan Kiaralawang, Palabuhanratu.

“Mereka sangat termotivasi dengan pengangkatan rekan-rekannya dan berharap menjadi tenaga P3K. Apalagi ada yang sudah bekerja selama 10 tahun, 15 tahun, hingga 17 tahun,” tutur Ketua Fraksi Partai Demokrat itu.

Apalagi di lapangan, lanjut Badri, tenaga honorer memiliki kinerja tak kalah baik dari PNS. Sebab masyarakat tidak melihat mereka PNS atau bukan, namun tetap dituntut memberikan pelayanan yang terbaik.

“Jumlah tenaga kesehatan honorer umur 35 tahun ke atas itu tidak terlalu banyak di Kabupaten Sukabumi, hanya kurang lebih 200-an orang. Saya kira ini sangat memungkinkan mereka menjadi tenaga P3K,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button