AdvertorialKabupaten SukabumiPariwisata

Setelah Sempat Ditunda, Grand Final Mojang Jajaka Sukabumi 2025 Akhirnya Digelar

Sukabuminow.com || Setelah sempat mengalami penundaan, ajang Grand Final Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi 2025 akhirnya akan digelar pada Jumat (3/10/25). Acara ini akan berlangsung di Auditorium Universitas Nusa Putra Sukabumi mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai, dengan dress code batik formal.

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 sekaligus menjadi ajang bergengsi untuk memilih generasi muda terbaik yang akan menjadi Duta Wisata Kabupaten Sukabumi.

Ajang Promosi Wisata dan Budaya

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa pemilihan Mojang Jajaka merupakan agenda tahunan yang sangat penting bagi pengembangan sektor pariwisata dan budaya daerah.

“Mojang Jajaka bukan sekadar ajang kompetisi kecantikan dan ketampanan, tetapi lebih pada wadah untuk mencari duta yang mampu mempromosikan kekayaan pariwisata, budaya, dan kearifan lokal Sukabumi. Mereka akan menjadi wajah sekaligus representasi daerah di berbagai kegiatan lokal, nasional, maupun internasional,” ungkap Sendi, Kamis (2/10/25).

Sempat Ditunda, Kini Kembali Digelar

Sendi menjelaskan bahwa grand final Mojang Jajaka 2025 sempat ditunda karena adanya penyesuaian agenda kegiatan pemerintah daerah serta persiapan teknis penyelenggaraan. Namun, pihaknya memastikan bahwa penundaan tersebut justru memberikan waktu lebih baik untuk penyempurnaan acara.

“Kami ingin penyelenggaraan Mojang Jajaka tahun ini lebih berkualitas, karena bertepatan dengan momentum Milangkala Sukabumi ke-155. Penundaan kemarin justru memberi kesempatan agar semua aspek persiapan lebih matang,” tambahnya.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Masyarakat

Ajang ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, sponsor, hingga masyarakat luas. Kehadiran Mojang Jajaka diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai Sukabumi sekaligus meningkatkan promosi wisata daerah.

Selain itu, para finalis Mojang Jajaka telah melalui serangkaian proses seleksi dan pembekalan yang ketat. Mereka dibekali pengetahuan tentang pariwisata, budaya, bahasa, public speaking, hingga etika kepariwisataan.

Momentum Penting Bagi Generasi Muda

Menurut Sendi, keberadaan Mojang Jajaka tidak hanya berperan dalam mendukung promosi pariwisata, tetapi juga sebagai agen perubahan dan pelestari budaya Sunda di tengah arus modernisasi.

“Generasi muda harus punya peran aktif dalam menjaga identitas budaya daerah. Mojang Jajaka diharapkan menjadi motor penggerak untuk mengenalkan potensi Sukabumi, baik wisata alam, budaya, maupun kuliner,” tegasnya.

Informasi Tambahan

Grand final Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi 2025 terbuka untuk umum. Masyarakat yang hadir diharapkan ikut memberikan dukungan kepada para finalis serta turut menyemarakkan peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155.

Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page