AdvertorialKabupaten SukabumiParlemenPemerintahan

Pemkab Sukabumi Usulkan Tiga Raperda, DPRD Miliki Usul Inisiatif

Sukabuminow.com || DPRD Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar Rapat Paripurna lanjutan. Terkait Raperda yang diusulkan Pemerintah Kabupaten : Pemkab Sukabumi. Di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Sukabumi. Komplek Perkantoran Jajaway Palabuhanratu. Jumat (1/11/19).

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi : Yudha Sukmagara mengatakan, agenda Rapat Paripurna ke-13 tahun 2019 tersebut, yakni Penyampaian Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terhadap 3 Raperda; dan Penyampaian Jawaban Fraksi-fraksi DPRD Atas Pendapat Bupati Terhadap Raperda Usul Inisiatif DPRD Tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga;

YUDHA Sukmagara. Foto : Sukabuminow

“Ada beberapa Perda sedang dirancang agar segera dikeluarkan. Selain 3 Raperda yang diajukan Pemkab Sukabumi, ada satu inisiatif dewan, tentang penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga,” terang Yudha.

Baca Juga :

Sementara itu, 3 Raperda yang dimaksud. Antara lain : Tentang Retribusi Jasa Umum dan Jasa Usaha pada Dinas Peternakan; Perubahan Raperda Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Pertamanan Dan Pemakaman Dan Retribusi Pelayanan Pemakaman Dan Pengabuan Mayat; dan Tentang Perusahaan Umum Daerah Agribisnis;

“Kita sudah membentuk panitia khusus : Pansus. Untuk membahas ini. Kita berharap, 4 Raperda bisa diterbitkan tahun ini. Saya melihat, Raperda ini cukup baik. Dan bisa membantu peningkatan PAD. Juga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.

ADJO Sardjono. Foto : Sukabuminow

Di tempat sama, Wakil Bupati Sukabumi : Adjo Sardjono. Menyebut ketiga Raperda tersebut bersifat urgent. Dan harus segera diterbitkan.

“Masih ada mekanisme pembahasan oleh DPRD. Nanti dalam rapat panitia khusus : Pansus,” tutur Adjo.

Ia menguraikan, Raperda tentang Retribusi Jasa Umum dan Jasa Usaha pada Dinas Peternakan, lebih kepada peningkatan pelayanan kepada para peternak dan masyarakatnya. Meski sejauh ini, Pendapatan Asli Daerah : PAD dari sektor tersebut masih minim. Namun, diterbitkannya Perda tersebut, diharapkan mampu menggenjot PAD.

“PAD dari sektor itu memang belum signifikan, hanya 300 jutaan. Tapi kita harapkan ada peningkatan nanti,” ujarnya.

“Untuk Perubahan Raperda Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Pertamanan Dan Pemakaman Dan Retribusi Pelayanan Pemakaman Dan Pengabuan Mayat, kami mendorong keadilan bagi warga Kabupaten Sukabumi. Untuk mendapatkan pelayanan yang sama soal pemakaman. Tidak membedakan agama,” sambungnya.

“Sedangkan Raperda Tentang Perusahaan Umum Daerah Agribisnis, kami sangat berharap pada penanganan pascapanen kedepannya,” tandasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close