Nelayan Hilang di Muara Cikaso Ditemukan Tewas, Pencarian Dihentikan
Sukabuminow.com || Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Saepul (38 th), nelayan asal Kampung Cikadu, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kapal motor (KM) Panyalu yang ditumpanginya terbalik di Muara Cikaso, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
“Korban ditemukan di pesisir pantai, sekitar sembilan kilometer dari lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, dalam keterangan resminya, Rabu (18/6/25).
Berita Terkait:
Suryo menjelaskan, pencarian dilakukan selama dua hari dengan mengerahkan puluhan personel dari berbagai unsur. Tim dibagi dalam tiga sektor dengan metode pencarian berbeda.
“Tim pertama menyisir laut menggunakan perahu nelayan, tim kedua menyusuri pesisir pantai secara visual, dan tim ketiga mengoperasikan drone untuk pemantauan dari udara,” jelasnya.
Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos SAR Sukabumi, Polsek dan Koramil Tegalbuleud, Polsek dan Koramil Surade, relawan Desa Tegalbuleud, P2BK, Pemerintah Desa Buniasih, HNSI Tegalbuleud, Jampang Peduli, RAPI Lokal 13, serta masyarakat sekitar.
“Dengan ditemukannya korban kedua, seluruh korban telah berhasil dievakuasi. Operasi pencarian resmi kami hentikan,” tegas Suryo.
Sebelumnya, insiden tragis tersebut terjadi pada Selasa (17/6/25) sekitar pukul 08.30 WIB. KM Panyalu yang ditumpangi Saepul dan rekannya, Ijang, mengalami kerusakan mesin saat hendak kembali ke daratan. Saat memasuki muara Cikaso, kapal dihantam gelombang tinggi dan terbalik.
Jasad Ijang lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Kini, duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga sekitar setelah kedua korban akhirnya ditemukan tak bernyawa.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana




