AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahanReligi

MTQ Sukabumi Dimulai, Sekda Lantik 80 Dewan Hakim

Sukabuminow.com || Komitmen membangun generasi Qurani yang berdaya saing nasional hingga internasional mulai ditegaskan sejak awal pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Kecamatan Kadudampit.

Sebanyak 80 dewan hakim resmi dilantik oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, di Kompleks Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh, Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit, Minggu (3/5/26).

Pelantikan ini menjadi titik krusial dalam memastikan kualitas pelaksanaan MTQ yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu melahirkan talenta terbaik yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.

Para dewan hakim akan menjalankan tugas strategis selama pelaksanaan MTQ yang berlangsung pada 4 hingga 7 Mei 2026.

Dalam arahannya, Ade menegaskan bahwa posisi dewan hakim bukan sekadar penilai, melainkan penentu arah kualitas generasi Qurani Sukabumi ke depan.

“Dewan hakim berperan penting dalam memilih peserta terbaik dari yang baik untuk mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat provinsi hingga internasional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kualitas hasil MTQ sangat bergantung pada integritas dan profesionalitas dewan hakim dalam menjalankan tugasnya.

Karena itu, seluruh dewan hakim diminta untuk memegang teguh prinsip kejujuran, keadilan, serta objektivitas dalam setiap proses penilaian.

Lebih jauh, Ade Suryaman mengingatkan pentingnya menjaga independensi dari segala bentuk intervensi maupun kepentingan tertentu yang dapat merusak kualitas seleksi.

“Gunakan pedoman penilaian dan keahlian keilmuan yang dimiliki dengan cermat, sehingga keputusan yang dihasilkan benar-benar objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Dewan hakim yang dikomandoi Aman Hidayat ini diyakini memiliki kapasitas dan kompetensi tinggi di bidangnya masing-masing. Hal tersebut menjadi modal utama dalam menjaring talenta terbaik secara adil dan profesional.

Pelaksanaan MTQ kini tidak lagi sekadar ajang kompetisi religius, tetapi telah berkembang menjadi instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Dalam konteks ini, kualitas dewan hakim menjadi faktor penentu dalam menjaga kredibilitas dan output MTQ, terutama di tengah tuntutan peningkatan prestasi daerah di tingkat provinsi dan nasional.

Transparansi, akuntabilitas, serta independensi penilaian menjadi isu utama yang terus disorot, seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap ajang MTQ sebagai wadah pembinaan generasi Qurani unggul.

Kabupaten Sukabumi sendiri menargetkan peningkatan prestasi kafilahnya, dengan harapan mampu menembus level nasional bahkan internasional melalui proses seleksi yang ketat dan berkualitas.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page