Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Heboh Video Pria Diamuk Massa di Parungkuda Sukabumi, Dugaan Pelecehan Anak Menyeruak

Disclaimer: Identitas korban, lokasi detail, serta unsur-unsur yang dapat mengarah pada pengungkapan identitas anak dalam kasus dugaan kekerasan seksual ini disamarkan demi melindungi hak dan keselamatan korban sesuai ketentuan perlindungan anak dan kode etik jurnalistik.

Sukabuminow.com || Warga Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digegerkan dengan beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pria diamuk massa setelah diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

Video berdurasi sekitar 12 detik itu dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial pada Minggu (10/5/26). Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya aparat keamanan turun tangan mengendalikan situasi.

Informasi yang beredar menyebutkan, pria berinisial MYS (29 th) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang masih berusia 9 tahun dan duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu (9/5/26) di wilayah Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Dugaan kasus itu memicu emosi warga hingga terjadi aksi spontan yang nyaris tidak terkendali.

Kapolsek Parungkuda AKP Erman membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa penanganan perkara kini berada di bawah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sukabumi.

“Benar, kejadian tersebut ada. Saat ini pelapor, saksi, dan terlapor sudah berada di Polres dan penanganannya langsung oleh Unit PPA,” ujar Erman, Minggu (10/5/26).

Erman menjelaskan, terduga pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Parungkuda sekitar pukul 17.30 WIB guna mencegah situasi semakin memanas.

Menurutnya, langkah cepat pengamanan dilakukan agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan dan tidak terjadi tindakan main hakim sendiri di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian. Saat ini penyelidikan masih berlangsung,” katanya.

Kasus ini menjadi perhatian luas publik setelah muncul berbagai unggahan di media sosial yang menyebut korban masih anak-anak dan dugaan pelaku merupakan orang terdekat dalam lingkungan keluarga korban.

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, dugaan peristiwa itu pertama kali terungkap setelah ibu korban merasa curiga karena anaknya berada cukup lama di dalam kamar bersama terduga pelaku. Kecurigaan tersebut kemudian memicu pemeriksaan keluarga hingga akhirnya laporan disampaikan kepada aparat kepolisian.

Situasi yang berkembang cepat di lingkungan warga membuat aparat kepolisian bersama unsur keamanan lainnya turun langsung ke lokasi untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas serta memastikan keselamatan semua pihak.

Hingga kini, Unit PPA Polres Sukabumi masih melakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan dari sejumlah pihak terkait guna mengungkap fakta secara menyeluruh.

Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page