Sukabuminow.com || Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur Kecamatan Palabuhanratu pada Jumat (23/5/25) siang menyebabkan Sungai Cileungsi meluap dan merendam permukiman warga di Kampung Cileungsi, Desa Citarik, Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, satu rumah tinggal sekaligus tempat usaha serta sebuah toko bangunan terendam air hingga setinggi satu meter.
Camat Palabuhanratu, Deni Yudono, melalui Kasi Trantibum Mahbubillah, menyebut bahwa banjir tersebut bukan yang pertama kali terjadi di wilayah itu. Ia menyoroti adanya bangunan yang diduga menghalangi jalur air dan kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dan terhambat oleh bangunan liar serta tumpukan sampah yang kerap menyumbat aliran air.
“Salah satu kebutuhan mendesak adalah normalisasi sungai. Ada bagian aliran yang dangkal dan terhalang struktur bangunan yang tidak semestinya,” terangnya, Senin (26/5/25).
Ia juga mengatakan, imbauan kewaspadaan telah disampaikan kepada warga melalui perangkat desa dan RT/RW setempat, mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun kerugian materi dialami warga, terutama oleh Samsul Bahri (31 th), pemilik rumah sekaligus toko bangunan yang terendam.
“Ini sudah ketiga kalinya saya mengalami banjir di rumah ini. Air datang tiba-tiba dari belakang rumah, semua barang terendam. Sekarang masih kami bersihkan,” ungkap Samsul.
Pihak kecamatan akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi serta instansi teknis lainnya untuk penanganan lanjutan, termasuk pengerahan alat berat bila diperlukan dalam proses normalisasi.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana
