DPPKB Sukabumi Perkuat 386 Kampung KB, Strategi Daerah Tekan Risiko Stunting dan Kemiskinan
Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus memperkuat pembangunan berbasis keluarga melalui Program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB). Langkah strategis tersebut ditegaskan dalam kunjungan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang, ke Kampung KB Sabilulungan, Desa Kalibunder, Kecamatan Kalibunder, Selasa (12/5/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program nasional yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dari tingkat desa. Kehadiran Kepala DPPKB disambut unsur Muspika, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader, hingga warga setempat.
Dalam sambutannya, Eka Nandang menegaskan bahwa Kampung KB bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan pembangunan keluarga yang memiliki dampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.
“Kampung KB merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat berbasis keluarga. Program ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan keluarga sehat, mandiri, dan berkualitas,” ujarnya, Rabu (13/5/25).
Saat ini, Kabupaten Sukabumi telah membentuk 386 Kampung KB yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan. Keberadaan program tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan strategis daerah dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, mulai dari stunting, pernikahan usia dini, kemiskinan, hingga penguatan ketahanan keluarga.
“Melalui Kampung KB, pemerintah mengintegrasikan berbagai program lintas sektor yang mencakup bidang kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, edukasi masyarakat, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Penguatan Kampung KB juga dinilai penting karena pembangunan nasional saat ini tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan manusia yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Dalam kegiatan itu, rombongan DPPKB turut mengunjungi Kampung KB Sabilulungan di Kampung Lengo. Agenda dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bidang KB dan KS, Feri Budiman, serta dialog bersama masyarakat terkait pengembangan dan tantangan Kampung KB di wilayah tersebut.
Eka Nandang menilai, keberhasilan Kampung KB sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara pemerintah, kader, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa.
Menurutnya, penguatan Kampung KB merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Kami berkomitmen terus mendukung penguatan Kampung KB melalui kolaborasi lintas sektor. Pembangunan keluarga harus menjadi perhatian bersama karena keluarga merupakan pondasi utama pembangunan bangsa,” tegasnya.
Program Kampung KB di Kabupaten Sukabumi pun diharapkan mampu menjadi model pembangunan berbasis masyarakat yang tidak hanya meningkatkan kualitas keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




