MTQ ke-47 Sukabumi Jadi Momentum Strategis Cetak Generasi Qurani, Disperkim Dorong Transformasi Nilai dalam Pembangunan Daerah
Sukabuminow.com || Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan religi, tetapi juga diposisikan sebagai momentum strategis dalam membangun sumber daya manusia berbasis nilai-nilai Qurani.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, yang menegaskan pentingnya output nyata dari pelaksanaan MTQ.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya MTQ ke-47 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi. Momentum ini harus menjadi penguat dalam mentransformasikan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sendi, Rabu (6/5/26).
MTQ yang digelar pada 4 hingga 7 Mei 2026 di Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fitroh ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kecamatan. Selain menjadi ajang seleksi menuju tingkat provinsi, kegiatan ini juga dinilai memiliki peran penting dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.
Sendi menyoroti bahwa salah satu isu strategis yang dihadapi saat ini adalah degradasi moral serta krisis karakter generasi muda di tengah arus globalisasi dan digitalisasi.
Menurutnya, MTQ harus mampu melampaui sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi instrumen pembinaan karakter yang berkelanjutan.
“MTQ diharapkan melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya fasih membaca, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan nilai religius menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi sebagai daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan penuh berkah atau Mubarakah.
Lebih jauh, Sendi menekankan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus terintegrasi dalam berbagai aspek pembangunan, termasuk sektor permukiman dan tata ruang yang menjadi tanggung jawab Disperkim.
Menurutnya, pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan pembangunan spiritual masyarakat.
“Transformasi nilai Qurani bukan hanya slogan, tetapi harus hadir dalam perilaku, kebijakan, dan arah pembangunan daerah,” ungkapnya.
Sendi berharap MTQ ke-47 mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul yang berkontribusi nyata bagi daerah. Ia juga mendorong seluruh pihak untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam menghadapi dinamika zaman.
“Semoga MTQ ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan generasi yang membawa perubahan positif bagi Sukabumi,” pungkasnya.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




