Desa Tonjong Palabuhanratu Miliki Kades Baru
Sukabuminow.com || Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat periode 2019-2027, Kamis (14/5/26), berlangsung aman dan kondusif. Dalam pemilihan tersebut, calon nomor urut 1, Isep Firdaos, berhasil unggul tipis dengan 28 suara atas calon nomor urut 2, Cecep Azmil yang mengumpulkan 27 suara.
Berdasarkan hasil penghitungan suara, Isep Firdaos ditetapkan sebagai pemenang PAW Desa Tonjong 2026 setelah memperoleh dukungan mayoritas dari peserta musyawarah pemilihan.
Diketahui, jumlah hak pilih dalam PAW tersebut sebanyak 55 orang hasil musyawarah desa, terdiri atas 22 pemilih dari Kedusunan Parungcabok, 24 pemilih dari Kedusunan Tonjong, dan 9 pemilih dari Kedusunan Bantarhenca.
Usai ditetapkan sebagai pemenang, Isep menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Tonjong yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
“Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Desa Tonjong. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan,” ujar Isep.
Isep menegaskan dirinya ingin menghadirkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan cepat merespons kebutuhan warga. Menurutnya, seorang kepala desa harus hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Saya ingin membuktikan bahwa menjadi kepala desa tidak harus berasal dari kalangan orang kaya ataupun memiliki pendidikan tinggi. Yang paling penting adalah niat mengabdi, kemauan bekerja, dan dukungan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengaku akan melanjutkan pembangunan desa dengan mengedepankan aspirasi masyarakat. Meski program anggaran 2026 telah disusun melalui musyawarah desa, dirinya berkomitmen tetap membuka ruang komunikasi dengan warga.
“Yang paling penting bagi saya adalah cepat mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Kepala desa harus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, Isep mengimbau seluruh pendukungnya untuk tetap menjaga kondusivitas dan persatuan pascapemilihan. Ia menilai proses demokrasi desa harus menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat.
“Saya selalu mengingatkan kepada para pendukung agar menjaga keamanan, ketertiban, dan tetap santun dalam berkomunikasi. Hakikatnya saya bukan milik kelompok tertentu, tetapi milik seluruh masyarakat Desa Tonjong,” tegasnya.
Isep juga memastikan hubungan baik dengan rivalnya, Cecep Azmil, tetap terjalin. Menurut dia, proses pemilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus diterima secara dewasa.
“Kami sudah berkomitmen bahwa ini adalah proses demokrasi. Siapapun yang terpilih harus diterima dengan lapang dada demi kemajuan Desa Tonjong,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Palabuhanratu, Sutopo, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga pelaksanaan PAW berlangsung aman dan tertib.
Menurut Camat Cikakak itu, kondusivitas selama tahapan pemilihan menjadi bukti kedewasaan masyarakat Desa Tonjong dalam berdemokrasi.
“Alhamdulillah seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Ini menunjukkan masyarakat Desa Tonjong mampu menjaga persatuan dan mengedepankan kepentingan bersama,” kata Sutopo.
Ia berharap kepala desa terpilih dapat segera membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat agar roda pemerintahan desa berjalan optimal.
“Siapapun yang terpilih harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya pendukungnya. Kami berharap pelayanan publik dan pembangunan desa dapat semakin baik,” ujarnya.
Di tempat sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menjelaskan bahwa setelah proses PAW selesai, panitia pemilihan akan menyampaikan berita acara hasil pemilihan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Selanjutnya, BPD akan mengusulkan pengesahan dan pengangkatan kepala desa terpilih kepada Bupati Sukabumi melalui camat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Setelah seluruh administrasi dan hasil PAW dinyatakan lengkap, tahapan berikutnya adalah pengusulan pengesahan kepala desa terpilih kepada bupati. Setelah itu akan diterbitkan keputusan bupati hingga proses pelantikan kepala desa definitif,” jelas Samsul.
Ia menambahkan, selama proses administrasi berlangsung, pemerintahan desa tetap berjalan di bawah kepemimpinan penjabat kepala desa hingga kepala desa definitif dilantik.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menunjuk Kasubbag Umum dan Kepegawaian Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu, Aris Ristiawan, sebagai Penjabat Kepala Desa Tonjong menggantikan Herman Jayakusumah yang mengundurkan diri dari jabatannya. Aris dilantik oleh Bupati Sukabumi pada 13 Oktober 2025 lalu. Penunjukan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan pembangunan desa tetap berjalan hingga terpilihnya kepala desa definitif melalui mekanisme PAW.
Dengan selesainya pelaksanaan PAW Desa Tonjong, masyarakat kini berharap kepemimpinan baru mampu membawa suasana yang lebih harmonis, memperkuat pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan desa di berbagai sektor.
Reporter: Ade F
Redaktur: Andra Permana




