Lebaran 2025, Sukabumi Panen Wisatawan: Pedagang Laris, Wisatawan Puas
Sukabuminow.com || Libur Lebaran 2025 menjadi momentum menggembirakan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Sejumlah destinasi unggulan dipadati pengunjung dari berbagai daerah yang ingin menikmati keindahan alam dengan budget yang tetap ramah di kantong. Ramainya wisatawan tak hanya membawa kebahagiaan bagi pengunjung, tapi juga keberkahan bagi para pelaku usaha lokal.
Liburan Murah Tapi Mewah: Testimoni Wisatawan
Salah satu wisatawan, Rizal Irawan (28 th) dari Margonda, Depok, mengaku sangat puas menikmati suasana Pantai Karanghawu bersama keluarganya.
“Kami datang dengan budget pas-pasan, tapi bisa menikmati suasana pantai yang luar biasa. Tempatnya asik, harga makanan di sekitar juga ramah di dompet. Anak-anak senang, kami pun nyaman,” ungkap Rizal, Selasa (8/4/25).

Hal senada disampaikan oleh Lina Marlina (33 th), wisatawan asal Bandung, yang memilih relaksasi di Geyser Cisolok.
“Air panas alaminya benar-benar menyegarkan. Fasilitas umum cukup bersih dan petugasnya ramah. Ini jadi pengalaman healing murah yang berkesan. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung pariwisata di sini,” ujarnya.
Peningkatan Signifikan Wisatawan: Rejeki Lebaran bagi Pedagang
Kebahagiaan juga dirasakan oleh para pedagang di kawasan wisata, seperti Iyan, penjual jajanan di Pantai Karanghawu.
“Alhamdulillah, libur Lebaran kali ini sangat meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dari H+1 sampai H+7 ini masih ramai terus. Dagangan saya laku, harganya standar, dan tidak ada komplain,” ucap Iyan bersyukur.
Meski dihadapkan dengan tantangan seperti terbatasnya stok dari grosir, Iyan tetap bersyukur dengan kondisi ini.
“Beberapa grosir kehabisan stok karena mungkin tidak menyangka akan seramai ini. Tapi ini pertanda baik, mudah-mudahan terus meningkat ke depannya,” tambahnya.
Apresiasi dan Harapan untuk Pemerintah Daerah
Rizal menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan kawasan wisata.
“Saya lihat pengelolaan parkir dan kebersihan cukup baik. Ke depan mungkin bisa ditambah papan informasi dan tempat berteduh di beberapa titik di Pantai Karanghawu,” sarannya.
Sementara itu, Lina berharap agar promosi wisata terus digencarkan.
“Sukabumi punya potensi luar biasa, tinggal dimaksimalkan. Kalau bisa lebih banyak event wisata atau festival lokal saat musim liburan,” katanya.
Keduanya menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh pihak, mulai dari petugas lapangan, pengelola destinasi, Balawista, hingga Pemerintah Kabupaten Sukabumi, yang telah bekerja keras menjaga kenyamanan dan keamanan selama masa libur Lebaran 2025.
Pemerintah Daerah: Wisata Sukabumi Inklusif dan Terus Berbenah
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa kisah wisata hemat dan memuaskan menjadi bukti nyata bahwa pariwisata di Sukabumi bersifat inklusif dan terbuka untuk semua kalangan.
“Kami di Dinas Pariwisata berkomitmen menghadirkan destinasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, sebagai wujud Sukabumi yang ramah bagi setiap pengunjung,” ujar Sendi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berhenti pada penyediaan akses, tapi juga terus melakukan penataan dan pengembangan destinasi secara bertahap.
“Kami juga secara bertahap mempercantik destinasi dan menyuguhkan ruang-ruang atraksi yang memungkinkan wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih menarik dan berkesan,” tutupnya.
Libur Lebaran 2025 di Kabupaten Sukabumi membuktikan bahwa wisata berkualitas tak harus mahal. Dengan pengelolaan yang semakin baik dan antusiasme wisatawan yang terus meningkat, sektor pariwisata di daerah ini diyakini akan semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal. (Edo)
Redaktur: Andra Permana




