Aep Majmudin Ajak Anak Muda Sukabumi Bertani, Dorong Desa Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan
Sukabuminow.com || Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Aep Majmudin, mengajak generasi muda untuk mulai melirik sektor pertanian sebagai peluang masa depan yang menjanjikan. Ajakan itu disampaikan melalui kampanye edukatif bertajuk “Bertani Itu Keren” yang menekankan pentingnya peran anak muda dalam membangun desa sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
Dalam pesan kampanye tersebut, Aep menegaskan bahwa anak muda hebat bukan hanya mereka yang bekerja di kota, tetapi juga generasi yang berani tinggal di desa dan membangunnya melalui sektor produktif seperti pertanian.
“Pertanian hari ini bukan lagi pekerjaan tradisional yang dipandang sebelah mata. Justru sektor ini memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama jika dikelola oleh generasi muda yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi,” ujar Aep, Senin (11/5/26).
Menurutnya, regenerasi petani menjadi isu strategis yang kini dihadapi banyak daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Sukabumi. Jika tidak segera diantisipasi, menurunnya minat generasi muda terhadap dunia pertanian dapat berdampak terhadap produktivitas pangan di masa depan.
Karena itu, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong lahirnya petani milenial melalui berbagai pendekatan edukatif, penguatan kelembagaan tani, hingga pengembangan pertanian modern berbasis teknologi dan digitalisasi.
Aep menilai, sektor pertanian saat ini memiliki prospek ekonomi yang luas. Selain mendukung ketahanan pangan, pertanian juga mampu membuka lapangan kerja baru di pedesaan, memperkuat ekonomi keluarga, hingga menciptakan wirausaha muda berbasis agribisnis.
“Anak muda harus mulai melihat desa sebagai ruang peluang. Ketika pertanian digarap secara modern dan serius, hasilnya bisa sangat menjanjikan. Desa tidak boleh hanya menjadi tempat tinggal, tetapi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.
Kabupaten Sukabumi sendiri memiliki potensi pertanian yang besar, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan. Potensi tersebut dinilai perlu dijaga dan dikembangkan melalui keterlibatan generasi muda agar keberlanjutan sektor pertanian tetap terjamin.
Selain itu, Aep juga menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat terhadap profesi petani. Menurutnya, petani saat ini harus dipandang sebagai profesi strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi dan ketahanan negara.
“Ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari peran petani. Maka, regenerasi petani harus menjadi gerakan bersama. Kami ingin anak muda Sukabumi bangga menjadi petani dan mampu membawa pertanian naik kelas,” tegasnya.
Melalui kampanye tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik masuk ke sektor pertanian dan menjadikan desa sebagai ruang pengabdian sekaligus pengembangan ekonomi masa depan.
Langkah itu juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




