Bapenda Sukabumi Ajak Warga Kolaborasi Bangun Daerah Lewat Pajak
Sukabuminow.com || Di tengah kebutuhan pembangunan daerah yang semakin kompleks, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mengajak masyarakat untuk berkolaborasi membangun daerah melalui satu langkah sederhana namun berdampak besar, yakni membayar pajak tepat waktu.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menegaskan bahwa pajak bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menciptakan Sukabumi yang maju, unggul, dan mubarokah.
“Setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Pajak itu membangun jalan, jembatan, sekolah, membantu warga sakit, membantu masyarakat kurang mampu, dan memperkuat pelayanan publik,” ujar Herdy yang karib disapa Bima, Senin (2/2/26).
Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan. Tanpa dukungan masyarakat sebagai wajib pajak, program pembangunan tidak akan berjalan optimal.
“Pajak bukan untuk pemerintah, tapi untuk rakyat. Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya, mulai dari infrastruktur hingga bantuan sosial,” tegasnya.
Pajak untuk Infrastruktur dan Keadilan Sosial
Bapenda menekankan bahwa pajak daerah berperan strategis dalam:
- Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan.
- Dukungan layanan kesehatan masyarakat.
- Bantuan bagi warga kurang mampu.
- Akses pendidikan bagi anak-anak putus sekolah.
Semua program tersebut bermuara pada satu tujuan besar: mewujudkan Sukabumi yang sejahtera dan berkeadilan.
“Ketika masyarakat taat pajak, maka pemerintah bisa lebih cepat bergerak dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat,” kata Bima.
Digitalisasi Layanan Pajak
Seiring perkembangan teknologi, Bapenda Kabupaten Sukabumi juga menghadirkan kemudahan layanan pajak berbasis digital. Masyarakat kini bisa membayar pajak cukup melalui ponsel, tanpa harus datang ke kantor.
“Kami terus berinovasi agar layanan pajak semakin mudah, cepat, dan transparan. Prinsip kami, bayar pajak itu harus simpel,” jelasnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kampanye Gebyar Sipenyu, yang menggabungkan edukasi pajak dengan pendekatan kreatif agar lebih dekat dengan masyarakat.
Kolaborasi Membangun Daerah
Bima menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga Sukabumi untuk bangga membayar pajak. Ini bukan beban, tapi investasi sosial untuk masa depan daerah kita sendiri,” tutupnya.
Dengan semangat BerAKHLAK dan slogan #BanggaMelayaniBangsa, Bapenda Kabupaten Sukabumi optimistis kesadaran pajak masyarakat akan terus meningkat, seiring tumbuhnya pemahaman bahwa pajak adalah jalan menuju Sukabumi yang lebih baik.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana




