AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Menuju Jambore Nasional 2026, Pramuka Sukabumi Hadapi Ujian Konsolidasi

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menghadapi momentum krusial dalam menguatkan peran organisasi kepemudaan melalui Gerakan Pramuka. Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Jambore Nasional 2026, konsolidasi internal menjadi isu strategis yang tidak bisa ditunda.

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa relatif singkat. Dalam hitungan kurang dari dua pekan, seluruh perangkat organisasi dituntut bergerak cepat dan terukur.

“Rentang waktu sekitar 9 hingga 10 hari ini harus dimanfaatkan secara optimal. Rakercab bukan sekadar agenda rutin, tetapi penentu arah gerak organisasi ke depan,” ujarnya dalam rapat pleno persiapan Jambore Nasional secara virtual di Command Center, Palabuhanratu, Senin (20/4/26).

Menurut Ade, Rakercab diposisikan sebagai forum strategis untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya sekaligus merumuskan langkah konkret menghadapi tantangan 2026. Tidak hanya sebatas laporan pertanggungjawaban, forum ini juga menjadi ruang sinkronisasi program dari tingkat cabang hingga gugus depan.

“Evaluasi program 2025 menjadi perhatian utama, terutama dalam mengukur efektivitas kegiatan pembinaan generasi muda di tengah dinamika sosial yang terus berubah. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun program yang lebih adaptif dan relevan,” katanya.

Lebih jauh, Rakercab juga akan menentukan kesiapan Sukabumi dalam menghadapi Jambore Nasional 2026, yang menjadi ajang penting pembinaan karakter, kepemimpinan, dan kebangsaan bagi generasi muda.

“Di tengah keterbatasan waktu, soliditas internal menjadi kunci. Tanpa koordinasi yang kuat, potensi program yang telah dirancang berisiko tidak berjalan optimal,” tegas Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi itu.

Sementara itu Sekretaris Kwarcab Sukabumi, Deden Sumpena, menekankan bahwa konsolidasi saat ini difokuskan pada penyelarasan seluruh elemen organisasi.

“Fokus kami adalah memastikan seluruh lini siap, mulai dari evaluasi program hingga perencanaan ke depan. Ini penting agar tidak ada celah dalam pelaksanaan kegiatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan itu.

Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page