AdvertorialKabupaten SukabumiPariwisata

UMMI Peduli Tempat Wisata Kabupaten Sukabumi, Dinas Pariwisata Apresiasi

Sukabuminow.com || Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menyalurkan corporate social responsibility (CSR) untuk kebersihan di tempat pariwisata. CSR yang disalurkan berupa tong sampah yang terbuat dari drum.

Dosen Pendamping Mata Kuliah Etika Bisnis UMMI, Resa Nurmala mengatakan, CSR tersebut bukan dari perusahaan umum, melainkan berasal dari hasil usaha mahasiswa itu sendiri.

“Jadi ada mata kuliah Etika Bisnis dari Prodi (program studi) Administrasi Bisnis di UMMI. Para mahasiswa praktik bikin usaha kecil sendiri. Nah, keuntungannya disisihkan sekitar 2,5 persen sebagai CSR,” terang Resa saat menyerahkan tong sampah di Pantai Karanghawu Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG), Senin (10/7/23).

Resa menjelaskan, jumlah tong sampah yang disalurkan mencapai 12 hingga 15 unit. Penyerahan dilakukan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan Kecamatan Cisolok.

“Tong sampah itu akan ditempatkan di dua lokasi, yakni Pantai Karanghawu dan Pantai Istana Presiden Citepus. Karena menurut survei kami, dua tempat itu yang kerap ramai pengunjung. Jadi otomatis, butuh tempat sampah lebih banyak. Kami juga menggelar bersih-bersih pantai tadi,” bebernya dalam kegiatan yang juga dihadiri Sekmat Cisolok, Okih Pajri tersebut.

Di tempat sama Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Adang Hidayat, mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan mahasiswa UMMI terhadap dunia pariwisata Kabupaten. Ia menegaskan, CSR UMMI tersebut sangat bermanfaat.

“Semakin banyak tempat sampah, semakin bersih dari sampah tempat pariwisata yang ada. Apalagi Pantai Karanghawu ini bagian dari CPUGG. Pun begitu dengan Pantai IP yang selalu ramai dikunjungi. Kami haturkan terima kasih,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Adang juga mengajak para mahasiswa UMMI untuk singgah ke Geopark Information Center (GIC) di Jalan Raya Cisolok Km. 3 untuk melihat lebih jauh gambaran seputar CPUGG. Dirinya berharap ada efek domino yang didapatkan.

“Kami berharap para mahasiswa mempromosikan kembali kepada masyarakat luas tentang CPUGG. Sehingga semakin banyak yang tahun dan paham apa itu CPUGG, maka akan semakin banyak pengunjung yang datang. Sehingga efeknya akan meningkatkan kesejahteraan para pelaku wisata di Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (Ade Firmansyah)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button