AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Terpesona Keindahan Alam, AAI Gelar Rakerwil di Kabupaten Sukabumi

Sukabuminow.com || Potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Sukabumi membawanya sebagai tempat Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) tahun 2023 Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Jawa Barat. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Grand Inna SBH Palabuhanratu, Kamis (15/6/23).

Hal itu diungkapkan Dispusipda Provinsi Jabar, Hening Wisiatmoko, dalam Rakerwil yang mengusung tema ‘Sinergi dan Kolaborasi Jabatan Fungsional Arsiparis untuk Mendukung Transformasi Arsip Digital Menuju Peradaban Unggul’ tersebut.

“Kabupaten Sukabumi terpilih menjadi daerah diselenggarakannya Rakerwil 2023 karena merupakan daerah potensi wisata. Selain itu, juga keaktifan pimpinan cabang AAI-nya. Pemkab Sukabumi welcome ketika diminta menjadi tuan rumah. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sukabumi atas kepeduliannya terhadap kearsipan,” tuturnya.

Rakerwil tersebut, kata Hening, bertujuan untuk memberikan ruang dan waktu kepada sesama dalam memberikan ide-ide cemerlang untuk mewujudkan visi misi sebuah organisasi.

“Semoga Rakerwi ini dapat membawa perubahan bagi Kabupaten Sukabumi untuk menjadi lebih baik lagi dalam pengelolaan pembangunan kearsipan,” harapnya.

Di tempat sama Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengaku bersyukur dengan Rakerwil yang diselenggarakan. Ia menyebut, kegiatan tersebut dapat memperkuat kehadiran bangunan-bangunan peninggalan bersejarah. Termasuk GISBH di dalamnya.

“Jadi pendataan satu objek ini bisa memberikan penguatan nilai sejarah bagi generasi bangsa di masa yang akan datang,” ucapnya.

Ia mengatakan, tidak semua orang mengetahui sejarah bangunan atau tempat yang ada di Kabupaten Sukabumi. Menurutnta, diselenggarakannya Rakerwil AAI dapat menguatkan kembali nilai-nilai sejarah itu.

“Di arsip inilah mereka harus mencatat dan mengilustrasikan sejarah yang ada di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sukabuminow.com, Rakerwil AAI tahun 2023 itu diselenggarakan selama dua hari. Sebanyak 210 peserta yang terdiri dari pejabat kearsipan di Jawa Barat terlibat dalam kegiatan tersebut. (Ridwan HMS)

Editor : Mulya H

Berita Terkait

Back to top button