Api dari Tungku Tradisional Hanguskan Rumah Warga Sukabumi, Pasutri Lansia Kini Mengungsi
Sukabuminow.com || Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sebuah rumah panggung milik pasangan suami istri lanjut usia di Kampung Ciherang RT 010/003, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, hangus dilalap api pada Sabtu (9/5/26) sore.
Peristiwa memilukan itu menimpa Endang (56 th) dan istrinya, Sari (58 th). Dalam waktu singkat, rumah kayu yang selama bertahun-tahun menjadi tempat tinggal mereka rata dengan tanah setelah api membesar sekitar pukul 16.30 WIB.
Ironisnya, kebakaran diduga berasal dari tungku masak tradisional yang masih menyala di dapur rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Budianto, mengatakan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan titik api berasal dari area dapur dan cepat merambat ke dinding kayu bangunan.
“Pihak pemadam kebakaran memastikan titik api berasal dari tungku yang merambat ke dinding kayu bagian dapur,” ujarnya.
Rumah panggung berukuran sekitar 5×10 meter itu tidak berhasil diselamatkan. Selain bangunan rumah, sejumlah harta benda ikut hangus terbakar, mulai dari sepeda motor Supra Fit, uang tunai Rp6 juta, gabah hasil panen sekitar satu ton, hingga dokumen penting milik keluarga.
“Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp60 juta,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kondisi pasangan lansia itu kini memprihatinkan karena harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
“Saat kejadian, Ibu Sari sedang memasak seorang diri di rumah,” katanya.
Kondisi penglihatan Sari yang rabun diduga membuat kobaran api tidak segera disadari hingga akhirnya membesar dan menyambar bagian rumah lainnya.
“Api sangat cepat merambat karena material bangunan terbuat dari kayu. Saat kejadian, Pak Endang sedang berada di sawah dan baru mengetahui rumahnya terbakar setelah melihat asap tebal dari kejauhan,” ungkap Budianto.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual menggunakan alat seadanya. Warga fokus menyelamatkan penghuni rumah sebelum bangunan ambruk.
“Ibu Sari berhasil dievakuasi. Tapi barang-barang di dalam rumah sudah tidak bisa diselamatkan karena api terlalu cepat membesar,” ujarnya.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




