Dari Chat hingga Telepon, Ini Cara Pelaku Menyamar Jadi Kadisdik Sukabumi
Sukabuminow.com || Upaya penipuan digital dengan mencatut nama pejabat daerah kembali terungkap di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kali ini, pelaku menggunakan identitas Kepala Dinas Pendidikan, Deden Sumpena, untuk membangun komunikasi yang tampak meyakinkan kepada calon korban.
Berdasarkan penelusuran internal Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, modus yang digunakan tidak sekadar pengiriman pesan biasa. Pelaku memanfaatkan nomor +62 823-4351-0415 dengan memasang foto profil menyerupai Deden, lalu memulai percakapan secara formal untuk menciptakan kesan resmi.
Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menyebut konteks pekerjaan, seperti pengaduan, program pendidikan, hingga menyasar individu yang memiliki keterkaitan dengan dunia pendidikan. Strategi ini dinilai sebagai upaya membangun kredibilitas palsu agar korban lengah.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengungkapkan bahwa pola komunikasi yang digunakan pelaku terindikasi dirancang secara sistematis.
“Dari pola pesan yang beredar, terlihat bahwa pelaku berusaha membangun kepercayaan terlebih dahulu. Mereka menggunakan bahasa formal, konteks kedinasan, bahkan menyebutkan istilah yang akrab di lingkungan pendidikan,” ujar Herdi, Selasa (14/4/26).
Menurutnya, pendekatan ini menunjukkan bahwa pelaku tidak bekerja secara acak, melainkan memahami pola komunikasi birokrasi.
“Ini yang harus diwaspadai. Ketika masyarakat melihat nama pejabat dan bahasa yang meyakinkan, potensi untuk percaya menjadi lebih besar,” tambahnya.
Herdi menegaskan bahwa nomor yang beredar tersebut bukan milik Deden dan tidak pernah digunakan untuk komunikasi resmi.
“Kami pastikan itu adalah bentuk penyalahgunaan identitas. Tidak ada komunikasi resmi dari Kepala Dinas melalui nomor tersebut,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh komunikasi kedinasan memiliki jalur resmi yang dapat diverifikasi, baik melalui surat, instansi, maupun kontak yang telah terdata.
Reporter: Andry Hidayat
Redaktur: Andra Permana




