AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Kecamatan Cicurug, Pintu masuk Kabupaten Sukabumi dengan Segudang Potensi

Sukabuminow.com II Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memiliki luas wilayah mencapai 4.544 hektare. Dari jumlah tersebut, 956 Ha di antaranya merupakan lahan persawahan. Di sebelah utara, Kecamatan Cicurug berbatasan dengan Kabupaten Bogor, selatan dengan Kecamatan Parungkuda, timur dengan Gunung Gede, dan barat dengan kecamatan Cidahu.

CAMAT Cicurug : Wawan Godawan Saputra. Foto : Ist

Kecamatan Cicurug, dipimpin Wawan Godawan Saputra. Seoran Aparatus Sipil Negara (ASN) yang tak diragukan kinerjanya. Atas dasar itu, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, menempatkan mantan Camat Ciambar tersebut untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Agung Gunawan, yang kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat SetdaKabupaten Sukabumi. Bahkan, Marwan pernah mengatakan, bahwa pria yang baru saja menyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIX di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat tersebut, sebagai sosok yang tepat memimpin Kecamatan Cicurug.

JALAN Tol Bocimi. Foto : Ist

Kecamatan Cicurug, memang menjadi pintu masuk dari daerah lain. Khsusunya Kabupaten Bogor yang memang bebrabatasan secara langsung. Dan Ibu Kota Jakarta, yang hanya berjarak 90 kilometer. Dulu, banyak kalangan mengeluhkan kemacetan yang kerap terjadi di Cicurug. Namun kini, para pengguna jalan dapat terbantu. Setelah pemerintah pusat membangun jalan tol. Yakni Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi). Sehingga jarak Cicurug ke Jakarta menjadi terpangkas jauh. Tak sampai 3 jam perjalanan. Proyek lainnya yang dibangun pemerintah pusat dan melewati Cicurug, tak lain Double Track Kereta Api. Yang saat ini tengah berjalan.

KANTOR Kades Nanggerang, Kecamatan Cicurug. Foto : Ist

Cicurug terdiri dari 13 desa. Antara lain Mekarsari, Nyangkowek, Purwasari, Caringin, Bangbayang, Cisaat, Tenjolaya, Pasawahan, Cicurug, Nanggerang, Tenjoayu, Benda, Kutajaya. Nanggerang menjadi desa terluas, yang mencapai 716 hektare.

PENGELOLAAN ZIS di Desa Nanggerang sangat baik. Sehingga mampu banyak membantu masyarakat tidak mampu. Foto : Ist

Di desa tersebut, program Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS), yang telah diundangkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, dalam Peraturan Bupati No 35 Tahun 2016 Tentang Pengelolaan Infak, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan lainnya Berbasis Masyarakat. Telah berjalan lancar. Sehingga banyak masyarakat terbantu sehingga tak hanya mengandalkan keuangan pemerintah daerah. Program ZIS Desa Nanggerang, telah beberapa mendapatkan penghargaan dari pusat.

PENINGKATAN kualitas dan mutu pertanian oleh BP3K Kecamatan Cicurug. Foto : Ist

Jumlah penduduk Kecamatan Cicurug berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 mencapai 126.596 jiwa. Kutajaya menjadi desa dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 18.118. Sedangkan Desa Tenjolaya menjadi desa dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 5.497 jiwa.

PABRIK minuman ion Pocari Sweat di Kecamatan Cicurug. Foto : Ist

Kecamatan Cicurug tak hanya memiliki potensi pertanian. Namun juga industri. Banyak pabrik berskala internasional berdiri di kawasan tersebut. Sebut saja Aqua Golden Missisipi, Yakult, dan Amerta Indah Otsuka selaku produsen minuman Pocari Sweat. Terbaru, sebuah merk minuman vitamin asal Jepang, yakni Orinamin C juga berdiri di wilayah itu. Pusat industri besar di Kecamatan Cicurug terdapat di 2 desa. Yakni Tenjoayu dengan 14 industri, dan Benda dengan 13 buah industri besar.

PRESIDEN Joko Widodo meninjau pengerjaan Double Track Kereta Api di Kecamatan Cicurug. Foto : Ist

Presiden Jokowi terbilang sering mengunjungi Cicurug untuk meninjau prospek Tol Bocimi dan juga Double Track. Termasuk beberapa menteri lalu lalang ke Kecamatan Cicurug. Di antaranya Menteri Perindustrian yang kala itu dijabat Airlangga Hartarto hingga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, kerap ke Cicurug. (DKIP)

Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page