Puluhan Rumah Pascabencana Dibangun di Palabuhanratu, Bupati Sukabumi Letakkan Batu Pertama
Sukabuminow.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam membangun puluhan rumah bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Palabuhanratu. Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, di Kampung Gumelar, Kelurahan Palabuhanratu, Selasa (14/10/25).
Pembangunan rumah pascabencana tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi permukiman bagi masyarakat terdampak bencana alam, khususnya banjir yang melanda wilayah pesisir selatan Sukabumi beberapa waktu lalu.
Salah satu lokasi yang menjadi prioritas pembangunan berada di Kampung Gumelar. Di kawasan ini, beberapa rumah warga sebelumnya hanyut terbawa arus deras Sungai Cipalabuan saat banjir besar melanda, bahkan menelan korban jiwa seorang ibu dan anak.
“Ini merupakan peletakan batu pertama untuk pembangunan rumah panggung bagi warga yang terdampak bencana. Kita doakan bersama, semoga proses pembangunan berjalan lancar dan rumah ini segera bisa dihuni oleh para korban,” ujar Bupati Sukabumi Asep Japar, yang akrab disapa Asjap.
Lebih lanjut, Asjap menjelaskan bahwa terdapat 20 unit rumah yang akan dibangun di tiga RW di Kelurahan Palabuhanratu. Pembangunan tersebut sepenuhnya menggunakan bantuan dari Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat, dengan total anggaran sekitar Rp2.252.155.000.
“Target penyelesaian sekitar dua bulan. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Pak Gubernur, atas perhatian dan kebijakannya. Rumah yang dibangun ini berkonsep rumah panggung yang kuat dan tahan terhadap risiko banjir. Semoga bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Sukabumi,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati juga menegaskan bahwa Pemkab Sukabumi telah mengusulkan ribuan unit rumah untuk direhabilitasi akibat dampak bencana yang terjadi sejak tahun 2024. Program tersebut menjadi bagian dari upaya strategis daerah dalam mengurangi risiko bencana dan memperkuat ketahanan permukiman masyarakat di wilayah rawan.
“Kami sudah mempersiapkan usulan lanjutan untuk ribuan rumah terdampak di berbagai kecamatan. Harapannya, Pemprov Jabar terus memberikan dukungan agar masyarakat bisa kembali hidup layak dan aman di tempat tinggalnya,” pungkasnya.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana




