AdvertorialKabupaten SukabumiPariwisata

Jajal Ciletuh 2022, Ratusan Goweser Lahap Jalur CPUGG

Sukabuminow.com || Dunia pariwisata Kabupaten Sukabumi kembali bergeliat setelah dua tahun lamanya vakum akibat pandemi Covid-19. Hal itu ditandai dengan munculnya even Sport Tourism Jajal Ciletuh 2022, Sabtu (26/3/22) yang digagas Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi. Kendati diguyur hujan, namun even tersebut berlangsung meriah dan diwarnai dengan antusiasme peserta.

Even bersepeda santai tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Tercatat terdapat 12 pesepeda asal berbagai negara, seperti Australia, Thailand, Singapura, Latvia, Slovakia, dan beberapa negara lainnya. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, melepas para peserta di Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu.

“Kita harapkan even seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pariwisata Kabupaten Sukabumi setelah dua tahun terhambat Covid-19. Percepatan pertumbuhan ekonomi di CPUGG (Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark) diharapkan terjadi dengan even seperti ini,” tutur Marwan usai melepas para peserta di tengah guyuran hujan.

PESERTA Jajal Ciletuh 2022 asal Australia, Simon (dua dari kanan) bersama tiga rekannya asal Slovakia, Ceko, dan Latvia, antusias meninggalkan garis start. Foto : Sukabuminow

Ia mengaku optimis, even Sport Tourism Jajal Ciletuh 2022 dapat menjadi ajang promosi CPUGG dan potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Dari awal memang kita rencanakan kegiatan-kegiatan seperti ini untuk promosi wisata. Ada Tour de Geopark, Marathon Geopark, Triatlon Geopark, dan banyak lagi. Tapi semua itu tertunda akibat pandemi. Semoga tahun ini pandemi berakhir. Sehingga agenda itu bisa terlaksana,” ujarnya.

“Untuk even yang lain kita harus melihat beberapa hal, seperti kondisi pandemi dan juga cuaca. Mungkin di HUT Pemkab Sukabumi nanti even-even itu bisa saja dilakukan,” imbuhnya.

Marwan berharap, even-even yang sudah dan akan dilakukan ke depan, mampu menjadi upaya percepatan dalam memenuhi rekomendasi dari Unesco untuk akreditasi CPUGG. Ia menyebut, upaya saat ini belum maksimal.

“Tapi kita optimis, upaya yang sudah dilakukan akan menjadi catatan dalam penilaian akreditasi oleh Unesco,” terangnya.

“Untuk seluruh even pariwisata di Kabupaten Sukabumi kami juga menjadikan vaksinasi dosis lengkap sebagai salah satu syarat. Sebab kita tidak mau ada klaster baru akibat even ini,” bebernya.

Salah satu peserta dari Australia, Simon (52 th), mengaku antusias mengikuti Sport Tourism Jajal Ciletuh 2022 tersebut. Ia mengaku merindukan berkeliling tempat wisata menggunakan sepeda.

“Saya sangat senang bisa terlibat. Kita akan nikmati perjalanan ini. Pasti akan sangat menyenangkan,” ungkap Simon, yang fasih berbahasa Indonesia itu.

Di tempat sama, penyelenggara Sport Tourism Jajal Ciletuh 2022, Hilmi mengatakan, total peserta berjumlah 280 orang yang terbagi dalam beberapa kelompok usia. Di antaranya U 17-30, U 30-39, U 40-49, 50 Up, dan women.

“Sebenarnya total peserta yang mendaftar secara online sekitar 700 orang. Tapi peserta akhir berdasarkan yang daftar ulang ada 280 peserta,” jelasnya.

Ratusan peserta Sport Tourism Jajal Ciletuh 2022 tersebut akan melahap jarak sepanjang 131 kilometer. Dengan garis start dan finish di Grang Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu.

“Start dari Grand Inna Samudera Beach Hotel Palabuhanratu, kemudian ke Taman Kota Palabuhanratu, masuk ke jalur Loji, kemudian ke Kiara Dua, dan kembali finish di SBH,” pungkasnya. (Andra)

Editor : Mulya H || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page