Gandeng LIPI, DPESDM Kabupaten Sukabumi Hadirkan Mesin Pengering Bagi Pelaku IKM
Sukabuminow.com || Para pelaku Industri Kecil Menengah : IKM. Di Kabupaten Sukabumi. Memang menghadapi masalah. Cukup kompleks. Dalam menjalankan usahanya. Mulai dari masalah permodalan. Hingga pemasaran. Kerap menjadi momok. Yang menakutkan. Bagi mereka.
Namun kini. Pemerintah Kabupaten : Pemkab Sukabumi. Melalui Dinas Perindustrian dan ESDM. Tak tinggal diam. Dengan hadir langsung. Ke tengah-tengah para pelaku IKM. Untuk menghadirkan solusi.
Terbaru. Para pelaku IKM. Di bidang makanan ringan. Seperti enye. Rengginang. Renggining. Opak. Dan herbal. Mendapatkan perhatian. Mengingat kendala yang akan dihadapi. Dalam proses pengeringan. Saat musim hujan.
“Kami sudah bertemu. Dengan IKM produsen makanan ringan. Mereka sangat membutuhkan. Mesin pengering,” tutur Kepala Bidang Agro. Pada Dinas Perindustrian Dan ESDM : Yana Chefiana. Kepada Sukabuminow. Kamis (10/10/19). Melalui sambungan telepon.
Baca Juga :
- Bencana Pergerakan Tanah di Cibadak Sukabumi, BPBD : Warga Harus Tetap Waspada
- Pergeseran Tanah, Warga Gunung Buleud Khawatir Longsor
Yana menjelaskan. Beberapa pelaku IKM. Pernah mencoba mesin pengering. Saat musim hujan melanda. Namun tingginya biaya produksi. Untuk bahan bakar gas. Yang cukup boros. Membuat pelaku IKM merasa berat.
“Kami bekerja sama. Dengan Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna. Dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia : LIPI. Sehingga menghasilkan ide. Mesin pengering. Dengan metode pengeringan alternatif. Ketika memasuki musim penghujan. Kami sudah mengujicobakan 5 komoditi IKM. Seperti rengginang. Opak. Enye. Renggining. Dan herbal-herbalan,” urainya.
“Metode ujicoba. Menggunakan teknologi. Yang dirancang oleh P2TTG LIPI. Yakni Kamar Pengering Surya : KPS. Dan mesin pengering Infra Red,” sambungnya.
Ia memaparkan. Suhu dalam KPS. Mencapai 37 hingga 42 derajat celcius. Keunggulan yang dimiliki. Yakni tidak menggunakan bahan bakar gas. Sehingga mampu menurunkan biaya. Operasional pengeringan. Tak hanya itu. Produk yang dikeringkan. Menjadi steril dari debu.
“Proses pengeringan. Akan lebih cepat. KPS ini akan sangat membantu pelaku IKM. Saat musim hujan,” jelasnya.
“KPS ini. Dapat direplikasi. Oleh para pelaku IKM. Sehingga tidak perlu pusing. Saat musim hujan datang. Kami harap. Produksi akan meningkat. Sebab proses pengeringan lebih cepat,” tandasnya. (Ibat)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




