Forum MTA Dikukuhkan, Sukabumi Perkuat SDM Aparatur Berakhlak dan Profesional
Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memperkuat fondasi tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani melalui pendekatan spiritual. Langkah strategis itu ditandai dengan pengukuhan Forum Majelis Taklim Aparatur (MTA) oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar, di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Selasa (5/5/26).
Forum yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, untuk periode 2025–2030 tersebut diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara (ASN).
Bupati Asjap menegaskan bahwa penguatan nilai keagamaan di lingkungan birokrasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berintegritas.
“Kehadiran Forum MTA ini merupakan ikhtiar untuk membawa perubahan positif pada mental dan spiritual aparatur. Nilai religius menjadi landasan dalam membentuk karakter ASN yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan dimensi spiritual aparatur menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional sekaligus humanis. Hal ini juga selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).
Lebih jauh, Asjap berharap Forum MTA mampu menghadirkan inovasi dakwah yang relevan dengan tantangan zaman, khususnya dalam lingkungan kerja ASN yang dinamis.
“Saya berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu melahirkan program yang menyejukkan, adaptif, dan menjawab persoalan nyata di lingkungan kerja,” tegasnya.
Momentum pengukuhan ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh aparatur untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Melalui forum ini, mari kita teguhkan kembali komitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang melayani, dengan berlandaskan iman dan takwa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menjelaskan bahwa pembinaan keagamaan bagi aparatur kini dirancang lebih sistematis dan terukur.
Ia menyebutkan, kegiatan pengajian ASN telah dilengkapi dengan kurikulum terstruktur serta menghadirkan dai-dai kompeten.
“Kurikulum ini akan terus dievaluasi bersama Forum MTA agar menghasilkan formulasi pembinaan yang semakin efektif dan relevan,” pungkasnya.
Reporter: Iwan
Redaktur: Andra Permana




