Kabupaten SukabumiPemerintahan

Cegah Wabah PMK, Pemkab Sukabumi Fokus Edukasi Peternak

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Melalui Dinas Peternakan, sosialisasi tentang bioscurity rutin dilakukan kepada peternak, pedagang ternak, dan penyuluh peternakan.

Langkah ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Enry Baharianto, dalam kegiatan sosialisasi bioscurity yang diadakan di Puskeswan Wilayah Jampangkulon pada Rabu (22/1/25).

Berita Terkait :

Menurutnya, sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peternak dan pelaku usaha terkait langkah-langkah penting dalam mencegah penyebaran PMK. “Sebanyak 25 peserta, yang terdiri dari petugas Dinas Peternakan dan pelaku usaha ternak, hadir untuk mendalami pentingnya bioscurity dalam pengelolaan ternak,” ujarnya.

Beberapa langkah yang disarankan meliputi:

  1. Memastikan ternak yang dibeli dari luar daerah dilengkapi surat keterangan hewan.
  2. Memastikan ternak telah divaksinasi PMK sebelum dibawa ke kandang.
  3. Melakukan isolasi terhadap ternak baru selama 17 hari untuk mencegah kemungkinan penularan penyakit.

Selain itu, kebersihan kandang juga menjadi faktor krusial yang ditekankan oleh pihak Dinas Peternakan. “Kami berharap peternak segera melapor ke Puskeswan jika menemukan tanda-tanda mencurigakan pada ternaknya,” lanjutnya.

“Melalui kegiatan ini, Pemkab Sukabumi menunjukkan komitmen untuk melindungi sektor peternakan dari ancaman PMK sekaligus memberikan solusi konkret bagi masyarakat peternak,” tandasnya. (Ade F)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!