Briptu Andry Geovano Ajak Warga Tertawa dan Belajar Bersama Lewat Program Polantas Menyapa
Sukabuminow.com || Suasana di Kantor Samsat Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Selasa (28/10/25) pagi, tampak lebih hangat dari biasanya. Di antara antrean warga yang sedang mengurus pajak kendaraan, tawa kecil terdengar usai seorang petugas polisi lalu lintas menjawab pertanyaan warga dengan gaya yang santai namun sarat makna.
Adalah Briptu Andry Geovano, anggota Satlantas Polres Sukabumi, yang saat itu tengah menjalankan kegiatan “Polantas Menyapa”—sebuah program edukasi publik yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat. Dalam kegiatan itu, Andry bukan sekadar memberi imbauan tentang lalu lintas, melainkan juga membangun komunikasi yang akrab dan menyenangkan.
“Pak, kenapa naik motor gak boleh berempat?” tanya Herman, warga yang tengah membayar pajak kendaraan, dengan nada bercanda.
Pertanyaan itu sontak membuat suasana mencair. Andry tersenyum tipis, mencoba menahan tawa sebelum memberikan jawaban.
“Saya jawab dulu sesuai Undang-Undang Lalu Lintas,” kata Andry sembari menatap warga yang menunggu jawabannya. “Tapi kalau berlima, tambah sempit dong,” ujarnya disambung tawa dari para wajib pajak lain yang mendengarkan.
Menurut Andry, momen seperti itu bukan hal yang langka. Setiap hari selalu ada pertanyaan unik, lucu, bahkan tak terduga dari masyarakat yang datang ke Samsat. Namun, di balik canda itu, terselip peluang besar untuk memberikan edukasi berlalu lintas dengan cara yang ringan dan mudah diingat.
“Pertanyaannya memang beragam, mulai dari soal STNK, BPKB, SIM, hingga jadwal Samsat Keliling. Kami berupaya agar setiap pertemuan jadi sarana edukasi yang berkesan, bukan sekadar formalitas,” ujarnya.
Program Polantas Menyapa ini memang dirancang agar masyarakat lebih dekat dengan polisi lalu lintas. Melalui interaksi langsung di ruang publik seperti Samsat, petugas dapat menjelaskan aturan berlalu lintas tanpa kesan menggurui. Pendekatan yang santai, diselingi humor, terbukti efektif membuat warga lebih terbuka dan mudah memahami pesan yang disampaikan.
Selain edukasi seputar peraturan lalu lintas, Briptu Andry juga selalu menyelipkan pesan keselamatan berkendara, terutama di musim hujan yang rawan bencana.
“Kami mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama saat melewati jalan yang berpotensi longsor, banjir, atau tertimpa pohon tumbang. Kalau cuaca ekstrem, lebih baik menepi dan beristirahat di tempat aman,” pungkasnya dengan nada penuh empati.
Program Polantas Menyapa Sukabumi kini mulai mendapat perhatian dan simpati masyarakat. Bukan hanya karena pendekatannya yang hangat, tetapi juga karena kehadiran polisi yang benar-benar “menyapa, mendengar, dan peduli” terhadap warga.
Reporter: Edo
Redaktur: Andra Permana




