Kabupaten SukabumiPemerintahanPemilu 2024

APK di Cagar Alam Palabuhanratu Dipindahkan

Sukabuminow.com || Spanduk calon presiden dan calon wakil presiden di Cagar Alam Batusapi, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dipindahkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal itu dikonfirmasi Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar.

Saat dihubungi, Ali mengatakan, dirinya menginstruksikan Satpol PP Kelurahan Palabuhanratu dan Kecamatan Palabuhanratu untuk memindahkan spanduk tersebut karena diduga tidak sesuai dengan peraturan KPU.

Baca Juga :

“Kami perintahkan anggota Satpol PP kecamatan dan kelurahan untuk memindahkan spanduk-spanduk tersebut ke sebelah kiri jalan kalau dari arah Palabuhanratu menuju Bagbagan. Jadi bukan Satpol PP memasang spanduk calon atau partai, tapi memindahkan spanduk tersebut,” tutur Ali melalui WhatsApp, Senin (25/12/23).

Ali menjelaskan, spanduk-spanduk tersebut sebelumnya twlah dipindahkan. Namun setelah dipindahkan kerap muncul lagi spanduk-spanduk penggantinya.

“Kebetulan yang pindahkan dan dipasang ulang itu salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Jadi bukan kami masang spanduk calon, tapi memindahkan,” ujarnya.

“Pemindahan spanduk dan baliho partai di Cagar Alam Batusapi Palabuhanratu sudah sesuai dengan aturan yang terpampang di papan yang ada di sekitar Cagar Alam. Di situ jelas bahwa di area tersebut dilarang berjualan dan memasang spanduk ataupun baliho,” imbuhnya.

Ali menegaskan, kawasan tersebut tetap harus steril dari alat peraga kampanye (APK) apapun. Sebab kawasan tersebut merupakan titik negatif pemasangan APK.

“Jangankan yang swasta, yang niaga termasuk instansi apalagi alat peraga APK semuanya diberlakukan sama. Sebab itu termasuk titik yang negatif pemasangan APK,” sambungnya.

Dihubungi terpisah Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Syarifudin Rahmat mengatakan, mengaku baru mengetahui ada pemindahan APK di sekitaran Cagar Alam Palabuhanratu. Meski begitu, dirinya menegaskan bahwa hal itu sudah sesuai keputusan KPU.

“Memang sesuai dengan Keputusan KPU Kabupaten Sukabumi Nomor 548 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Keputusan KPU Kabupaten Sukabumi Nomor 547 Tahun 2023 tentang Penetapan lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye,” katanya.

Ia menjelaskan, pada Rapat Umum Pemilihan Umum Tahun 2024 dijelaskan bahwa APK tidak dipasang melintang atau memotong jalan, menghalangi pandangan mata pengendara, kendaraan, menghalangi ataupun menutup rambu-rambu lalu lintas, atau menghalangi maupun menutup taman serta pejalan kaki, dan juga tidak dipasang di pohon.

“Jadi perintah dari kecamatan sebelumnya sudah dipindahkan, namun ada lagi dan kebetulan spanduk pasangan calon presiden dan wakil presiden. Kemudian Satpol PP kecamatan dan kelurahan sesuai instruksi melakukan pemindahan kembali spanduk yang ada. Jadi bukan Satpol PP memasang spanduk, tapi memindahkan,” tandasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button