Kabupaten SukabumiPemerintahan

Terkait BPNT, Agen e-Waroeng Keluhkan Kebijakan Kadinsos Kabupaten Sukabumi

Sukabuminow.com || Dinas Sosial : Dinsos Kabupaten Sukabumi. Menyambangi e-Waroeng. Di dua desa wilayah Kecamatan Warungkiara. Tujuannya yakni untuk mengetahui secara detail. Progres dan kendala di lapangan. Terkait program Bantuan Pangan Non Tunai : BPNT.

Kepala Dinsos Kabupaten Sukabumi : Teja Sumirat. Menyebut pihaknya langsung turun ke lapangan. Untuk mengevaluasi program BPNT.

“Agen e-Waroeng yang di kunjungi sebagai penyalur BPNT. Ada di Desa Ubrug,” tuturnya kepada Sukabuminow. Kamis (15/8/19).

Baca Juga :

Dalam kunjungannya. Teja mengaku telah mengintruksikan e-Warong. Untuk melayani pemberian beras dengan liter atau kilo dadakan. Sesuai permintaan Keluarga Penerima Manfaat : KPM.

“Uang sisa pembelian BPNT KPM. Disaranakan untuk diendapkan ke rekening KPM. Apabila e-Waroeng tidak mematuhinya. Izinnya akan dicabut,” jelasnya.

Sementara itu. Agen e-Waroeng Ubrug Warungkiara. Restu. Menyebut Kadinsos gagal paham. Dengan pedoman umum : Pedum BPNT. Sebab dalam aturan. Tidak disebutkan bahwa beras tidak perlu dikilo ataupun dikemas dadakan. Apalagi aturan menyisakan uang. Sebab jika diendapkan. Maka uang sisa tersebut akan hilang dengan sendirinya.

“Ini menjadi rancu dan bertentangan dengan Pedum BPNT. Nanti bisa berakibat merugikan KPM itu sendiri. Sehingga bisa dipastikan. Akan banyak agen e-Waroeng yang keberatan. Dengan instruksi Kadinsos ini,” jelasnya.

Di lain pihak. Salah satu KPM Ubrug : Nining Suningsih. Sangat bersyukur dengan kualitas beras BPNT sekarang. Yang sudah bagus dan layak untuk dikonsumsi.

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah. Program BPNT sangat terasa besar manfaatnya untuk kami rakyat kecil. Semoga program ini terus dapat kami terima di bulan bulan berikutnya,” harapnya. (Diana NH)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close