Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Temukan Kartu Perdana Sudah Teregistrasi, Polisi Bekuk Tujuh Orang

Sukabuminow.com || Polisi menangkap tujuh orang yang diduga melakukan jual beli data kependudukan di Sukabumi. Penangkapan berawal dari penyamaran polisi sebagai pembeli kartu perdana sebuah provider di sebuah konter.

Data yang diperjualbelikan berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang digunakan para tersangka untuk registrasi kartu kartu perdana telekomunikasi. Tersangka masing-masing berinisial L, D, MS, AR, CS, NS dan AM.

Baca Juga :

“Senin (6/11/23) kami bergerak ke konter handphone yang memperjualbelikan kartu SIM yang sudah dalam keadaan teregistrasi. Kartu SIM ini dibeli seharga 25 ribu rupiah,” terang Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede dalam konferensi pers, Kamis (9/11/23).

Maruly menjelaskan, tersangka L bertugas sebagai operator yang melakukan registrasi kartu SIM salah satu provider menggunakan NIK atau Kartu Keluarga (KK). Sementara database kependudukan diperoleh dari tersangka D.

“Kartu perdana ini menggunakan komputer dan alat khusus yang dipakai untuk aktivasi dan registrasi NIK dan KK orang lain tanpa izin. Ada juga tersangka yang merupakan branch manager atau kepala cabang salah satu penyedia jasa telekomunikasi provider berinisial MS,” terangnya.

Masih kata Maruly, salah kartu SIM yang dijadikan barang bukti sudah teregistrasi dengan NIK milik warga Kuningan. Penyidik masih mendalami kasus tersebut.

“Para pelaku sendiri dijerat dengan Pasal tentang Administrasi Kependudukan dan Pasal tentang Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman hukuman enam tahun dan lima tahun penjara,” tandasnya. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button