Tekad Pemkab Sukabumi Lenyapkan Permainan Harga hingga Pungli di Musim Libur Lebaran

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bersiap menyambut kedatangan wisatawan jelang musim libur lebaran 2024. Pasalnya, Kabupaten Sukabumi yang memiliki kawasan wisata dunia Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG) kerap menjadi destinasi liburan.

Baca Juga :

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan hal tersebut sebaik mungkin. Pihaknya bertekad, akan meminimalisir hal-hal yang berpotensi dikomplain para wisatawan termasuk harga-harga makanan di tempat wisata.

“Pak Bupati (Marwan Hamami) telah merilis surat edaran nomor 500.13/2432/Dispar/2024 tentang kepariwisataan. Kami ingin mengantisipasi potensi para pedagang nakal dan juru parkir nakal yang memainkan harga. Itu upaya kami untuk membuat wisatawan nyaman di destinasi yang kita miliki,” terang Jujun, Sabtu (30/3/24) malam.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi telah melakukan rapat dengan sejumlah pihak terkait termasuk perangkat daerah. Mengingat perangkat daerah terkait yang akan melakukan sosialisasi secara langsung kepada para pelaku usaha dan juru parkir agar tidak bermain dengan harga dan tarif parkir serta menghindari potensi pungutan liar.

“Nanti akan ada banner sebagai informasi kepada para pengunjung terkait harga makanan. Kami juga akan menegaskan agar para pengunjung mau bertanya harga dulu sebelum membeli. Jadi kalau misalnya kemahalan, lebih baik cari di tempat lain,” ucapnya.

Sementara itu terkait parkir, dirinya menegaskan akan berupaya agar tidak ada parkir liar di sepanjang destinasi wisata Kabupaten Sukabumi. Ia mengatakan, akan berupaya membuat seluruh parkir menjadi legal dan memberantas parkir liar. Dalam hal ini, Jujun mengaku akan menggaet Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Kalau dilegalkan akan menjadi lebih terkontrol dengan melibatkan Bapenda dan BUMDes. Pengawasan dari Dishub juga akan menjadi sangat penting agar tidak ada parkir liar dan pungutan liar yang terjadi di area parkir kendaraan,” tandasnya. (Ade F)

Editor : Andra Permana

BERITA TERKAIT

BANYAK DIBACA

Terbaru