Sukabuminow.com || Hari Olahraga Nasional : Haornas. Sejatinya menjadi panggung. Bagi Komite Olahraga Nasional Indonesia : KONI Kabupaten Sukabumi. Untuk menunjukkan eksistensinya. Di hadapan masyarakat. Pasalnya, KONI sebagai induk cabang olahraga : Cabor dan atlet. Memiliki tanggung jawab penuh. Terhadap prestasi olahraga. Di Kabupaten Sukabumi.
Namun, kekecewaan teramat dalam. Malah dirasakan KONI Kabupaten Sukabumi. Dalam peringatan Haornas ke-36 tahun 2019. Bukan tanpa sebab, melainkan KONI tak ‘disentuh’ panitia Haornas.
“KONI itu. Induk dari seluruh Cabor. Tapi tidak dilibatkan. Oleh panitia kegiatan Haornas. Ini lucu,” tutur Ketua KONI Kabupaten Sukabumi : Sirodjudin. Dalam konferensi pers. Di kantor KONI Kabupaten Sukabumi : Komplek Gelanggang Cisaat. Kamis (24/10/19).
Baca Juga :
Sirod menyebut. Kejadian tersebut sangatlah miris. Mengingat momen Haornas sangat didambakan. Dan diimpikan sebagai hari besar insan olahraga. Namun dalam pelaksanaannya, hanya seremonial belaka. Bahkan KONI, tidak dilibatkan sama sekali.
“Padahal kami proaktif. Kami coba membangun koordinasi. Dengan panitia. Dan siap berkolaborasi. Menciptakan Haornas yang meriah. Tapi semua itu zonk,” paparnya.
Baca Juga :
- Porpemda Cabor Bola Voli : Tampil Maksimal, Satpol PP Tersingkir
- Sengit, Dinas Pertanian Singkirkan Satpol PP
Yang lebih disesalkan Sirodj. Adalah hilangnya momen para atlet di Kabupaten Sukabumi. Untuk menunjukkan betapa besarnya motivasi. Yang mereka miliki. Untuk mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi. Di kancah regional, nasional, bahkan internasional.
“Kemarin ada 20 atlet dan pelatih. Yang menerima penghargaan. Padahal lebih dari itu. Kita sudah siapkan. Data atlet dan pelatih. Yang pantas diberi penghargaan. Mereka para pahlawan olahraga. Yang dari dulu. Berjuang untuk nama baik Kabupaten Sukabumi. Dan juga mengharumkan nama bangsa. Tapi yang terjadi, panitia Haornas hanya memanggil segelintir atlet. Tanpa koordinasi dengan KONI. Dan teman-teman Cabor,” imbuhnya.
Dengan adanya kejadian tersebut. Sirodj menegaskan pihaknya mengajukan mosi tidak percaya. Kepada panitia Haornas 2019 Kabupaten Sukabumi.
“Jelas, dalam hal ini. Ada unsur dari Dinas Kebudayaan Kepemudaan Dan Olahraga : Disbudpora. Kami juga berharap, Bupati Sukabumi : Marwan Hamami. Menindak tegas Kepala Disbudpora dan Kasie Olahraga. Bahkan lebih bagus lagi, segera mundur saja. Jika tidak mampu menjalankan tugas,” pungkasnya. (Cepi)
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com
