Surade Miliki Fosil Hiu Megalodon?, Simak Faktanya!
Reporter : Bimbim
Sukabuminow.com || Di Kampung Cigintung, Desa Gunung Sungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terdapat sebuah goa yang menyimpan misteri sejarah binatang purba jenis ikan. Goa tersebut ditinjau langsung orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi, Marwan Hamami, Sabtu (9/1/21).
Goa tersebut berada di kawasan situs purbakala Kampung Cigintung yang terus dilestarikan hingga saat ini. Di tempat tersebut ditemukan gigi besar yang diduga milik ikan hiu purba, Megalodon. Tak hanya fosil gigi ‘segede gaban’, di lokasi tersebut juga ditemukan kerang purba berusia jutaan tahun lalu.
“Ini suatu berkah untuk Kabupaten Sukabumi. Apalagi Kecamatan Surade ini termasuk dalam satu dari delapan kecamatan kawasan Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGG). Lokasi ini kita jadikan cagar alam geologi. Fakta penting di dalamnya masih terus digali,” tutur Bupati Sukabumi tersebut.
Marwan menjelaskan, CPUGG akan kembali dinilai oleh tim dari Unesco, mengingat saat ini telah memasuki tahun ketiga. Dimana sesuai aturan, penentuan UGG dilakukan melalui penilaian setiap kurun waktu 3 tahun. Pemkab Sukabumi sendiri telah mengerjakan apa yang telah direkomendasikan oleh Unesco sebelumnya.
“Ada 14 rekomendasi dari Unesco agar status UGG tetap disandang oleh Ciletuh-Palabuhanratu. Sekarang ada situs purbakala di Surade yang kami yakini akan ‘mengambil hati’ tim penilai dari Unesco. Sehingga status kita sebagai UGG akan kembali diraih,” jelasnya.
“Situs ini harus dilestarikan, agar anak cucu kita tahu bahwa ada peninggalan sejarah yang usianya jutaan tahun di sini. Dan peninggalan hiu Megalodon itu nyata adanya,” imbuhnya.
Kembali terkait fosil gigi hiu Megalodon. Sejarah mencatat, bahwa ikan dengan gigi besar yang kemudian dijuluki Megalodon itu hidup dalam rentang 23 hingga 2,6 juta tahun yang lalu di masa Miosen awal hingga Pliosen akhir.
Entah harus disebut beruntung atau tidak, hiu yang konon katanya ganas tersebut telah punah. Sebab jika masih ada, tentu akan menjadi momok menakutkan bagi para nelayan. Mengingat ukuran besar dilengkapi keganasannya, Megalodon merupakan mesin pembunuh sempurna.
Hiu Megalodon disebut tergolong dalam famili Lamnidae. Sehingga memiliki kekerabatan sangat dekat hiu putih yang masih ada hingga saat ini. Dimana keganasan hiu putih kerap disebut sebagai jiplakan sempurna dari hiu Megalodon. Namun terdapat perubahan dewasa ini. Sebab hiu Megalodon kini digolongkan ke dalam famili Otodontidae yang sudah punah.
Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com




