AdvertorialKabupaten SukabumiParlemen

Sodikin Minta Pemkab Sukabumi Perhatikan Kebutuhan Dasar Masyarakat Selama PSBB

Reporter : Ceppy ST

Sukabuminow.com II Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sukabumi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, M Sodikin. Seperti diberitakan sebelumnya, Kabupaten Sukabumi hanya akan menerapkan PSBB Parsial. Itu artinya tidak semua wilayah akan dibatasi.

Sodikin mengatakan, alasan pihaknya mendukung PSBB Parsial di 14 wilayah Kabupaten Sukabumi adalah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih meawabah.

“Kami sangat mendukung. Ini demi kepentingan bersama,” tutur Sodikin kepada Sukabuminow.com. Selasa (5/5/20).

Namun, kata Sodikin, Pemkab Sukabumi harus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat selama PSBB berlangsung, yakni 14 hari ke depan dimulai sejak Rabu (6/5/20). “Jangan sampai kebijakan PSBB ini malah menyengsarakan masyarakat. Kegiatan masyarakat dibatasi, tapi kebutuhannya tidak diperhatikan. Kasian mereka,” sambung Politisi PKS itu.

14 wilayah yang akan diberlakukan PSBB Parsial di Kabupaten Sukabumi, antara lain Cisaat, Sukaraja, Sukalarang, Kebonpedes, Sukabumi, Cibadak, Gunungguruh, Cicantayan, Kadudampit, Cicurug, Cidahu, Parungkuda, Cikembar, dan Palabuhanratu. Meski PSBB berbeda jauh dengan karantina wilayah, dimana masyarakat masih bebas beraktifitas namun wajib menggunakan masker dan menjaga jarak, namun tetap saja, Sodikin meminta Pemkab Sukabumi serius memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Akan ada banyak orang yang bertahan di rumah. Dan aktifitas ekonominya dibatasi. Kalau tidak di suplai, itukan jadi dzholim. Sedangkan kalau melihat bantuan dari pemerintah, saya rasa masih kurang untuk memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sodikin juga melayangkan kritik terbuka kepada Pemkab Sukabumi. Yakni terkait masih minimnya sosilalisasi perihal PSBB. Sebab hingga H-1, masih banyak masyarakat yang bertanya tentang apa itu PSBB.

“Saya berharap, pemerintah terus melakukan sosialisasi dalam berbagai bentuk. Karena ini sifatnya parsial, paling tidak gugus tugas di wilayah masing-masing yang terus gencar melakukan sosialisasi,” bebernya.

“Saya mengimbau masyarakat agar proaktif dan disiplin melaksanakan SOP PSBB ini. Sehingga berjalan lancar sebagai pemutus mata rantai pemyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana II E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close