AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

Sertifikat ODF di Depan Mata, Yani Marwan : Kami Optimis

Reporter : Ridwan HMS

Sukabuminow.com || Kabupaten Sukabumi telah menuntaskan verifikasi lapangan yang dilakukan verifikator Jawa Barat untuk Kabupaten Open Defecation Free (ODF) atau tidak buang air besar sembarangan, 9 hingga 11 Juni 2021. Hal itu disambut antusias Ketua Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS), Yani Jatnika Marwan.

Istri Bupati Sukabumi, Marwan Hamami itu mengatakan, verifikasi lapangan di Kabupaten Sukabumi dilakukan di 12 kecamatan. Di antaranya Purabaya, Jampangtengah, Sagaranten, Palabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Ciracap, Surade, Jampangkulon, Cicurug, Ciambar, dan Kadudampit. Ia mengaku optimis, Kabupaten Sukabumi bisa meraih sertifikat 100 persen ODF.

“Sangat optimis. Hasil verifikasi di beberapa Kecamatan cukup memuaskan dan tidak ada temuan,”
ujarnya, Sabtu (12/6/21).

Yani, yang mendampingi tim verifikator di Kecamatan Cicurug, Ciambar, dan Kadudampit mengatakan, optimisme tersebut berdasarkan indikator yang menyebutkan Kabupaten Sukabumi layak dinobatkan 100 persen ODF. Kendati keputusan final penentuan 100 persen ODF masih relatif lama.

“Jika lolos tahapan ini, kita bisa maju dan mendapatkan Swastisaba Wistara,” jelasnya.

“Proses verifikasi lapangan oleh tim dari Jabar kemarin itu memberikan pembelajaran berharga. Apalagi prosesnya benar-benar detail sampai ke rumah bahkan memeriksa septic tank,” imbuhnya.

Sementara itu, Tim Verifikator ODF Jawa Barat, Yuntina Erdani, Jumat (11/6/21) mengatakan, ada 11 orang yang memverifikasi ODF di Kabupaten Sukabumi. Terbagi menjadi beberapa tim untuk memverifikasi sejumlah kecamatan dan desa.

“Kita ada dari Dinkes, Bappeda, Setda, dan Perkim Jawa Barat yang tergabung dalam tim verifikator. Semua ini dibagi lagi ke dalam beberapa tim untuk memverifikasi selama tiga hari,” terangnya.

Dirinya menyebut, hasil verifikasi di beberapa kecamatan tidak ditemukan yang BAB sembarangan. Namun hasil itu harus dievaluasi dan disinglkronkan dengan hasil tim lain.

“Kalau hasil evaluasi tim kami, tidak ditemukan yang BAB sembarangan di Kecamatan Cicurug, Ciambar, dan Kadudampit,” bebernya.

Selanjutnya, kata Yuntina, hasil verifikasi tersebut akan dibahas dalam rapat pleno secara virtual yang melibatkan semua daerah yang mengajukan ODF 100 persen. Di antaranya Kabupaten Sukabumi, Bandung Barat, dan Subang.

“Nanti akan ada pleno yang akan dihadiri pimpinan daerah dan perangkat lainnya. Setelah itu baru diputuskan. Jika lolos akan diterbitkan sertifikat ODF oleh
Gubernur Jawa Barat,” terangnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page