AdvertorialKabupaten SukabumiPeristiwa

Rumah Anggota Satlinmas Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Sukabumi Ambil Langkah Cepat

Reporter : Andra

Sukabuminow.com || Satpol PP Kabupaten Sukabumi bergerak cepat memberikan uluran tangan terhadap Anggota Satlinmas Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, Jajat, yang rumahnya terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (6/7/21) lalu.

Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi, Bambang Dwi Laksono mengatakan, pihaknya telah menemui pria berusia 68 tahun itu di hari kedua pascakejadian.

“Pak Kabid Linmas (Deny Ludiana) langsung ke lokasi menemui korban kebakaran di hari kedua,” terang Bambang melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/7/21) malam.

Bambang menyebut, Deny telah memberikan masukan dan peluang-peluang kepada Kepala Desa Cikelat untuk membantu Jajat membangun kembali rumahnya.

“Berdasarkan laporan dari Pak Kabid Linmas, saat ini sudah terkumpul papan, genting, semen, dan triplek. Seragam Satlinmas satu-satunya yang terbakar juga sudah diganti,” beber pria yang bertugas sebagai Plt tersebut.

“Banyak yang siap bantu. In Syaa Allah rumah Pak Jajat akan dibangun kembali dalam waktu satu bulan ke depan,” imbuhnya.

Bahkan, lanjut Bambang, anak korban kebakaran tersebut telah mendapatkan fasilitas sekolah gratis hingga lulus SMA nanti.

“Sudah dikoordinasikan dengan orang Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Siap dibantu sampai tuntas sekolah SMA, gratis,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah Jajat ludes terbakar hingga rata dengan tanah, Selasa (6/7/21) lalu.

Jajat, yang merupakan Anggota Satlinmas Desa Cikelat itu tinggal di rumah berukuran 5×8 meter tersebut bersama anaknya yang baru lulus sekolah tingkat pertama dan seorang cucunya.

“Saya tidak tahu kejadiannya seperti apa. Soalnya waktu kejadian sekitar jam 12 siang, saya sedang di sawah sama anak dan cucu. Itu juga diberitahu tetangga,” jelas Jajat, Jumat (9/7/21).

“Sekarang saya tinggal di rumah anak yang sudah meninggal. Rumahnya kosong, soalnya suami mendiang anak saya sedang merantau,” imbuh Jajat yang bertani di lahan milik orang lain dengan sistem bagi hasil itu.

Penyebab kebakaran tersebut, lanjut Jajat, diduga berasal dari korsleting listrik. Jajat mengaku ingin kembali membangun rumahnya meski harus dilakukan bertahap karena ketiadaan biaya.

“Semua barang hangus terbakar termasuk TV dan pakaian. Padi kering 3 kwintal dan beras 50 kilogram juga hangus. Sekarang kalau buat makan Alhamdulillah masih ada tetangga yang memberi,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page