AdvertorialKabupaten SukabumiPemerintahan

Rasakan Support Pemkab Sukabumi, ASPAK Prioritaskan Pasar Lokal

Reporter : Ceppy ST

Sukabuminow.com || Belum lama ini, telah terbentuk Asosiasi Produsen Alas Kaki (ASPAK) Kabupaten Sukabumi. Kehadiran organisasi tersebut untuk mengkoordinir para pelaku usaha alas kaki di Kabupaten Sukabumi, serta memaksimalkan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), sehingga mampu lebih dalam lagi menggali potensi yang dimiliki

Ketua ASPAK Kabupaten Sukabumi, Satrio Pamungkas, mengatakan, mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perindustrian Dan ESDM Kabupaten Sukabumi.

“Support penuh kami dapatkan dari Bidang Non Agro DPESDM Kabupaten Sukabumi. Kami sangat
berharap mendapatkan pembinaan secara organisasi yang terarah oleh dinas, sehingga dapat memaksimalkan IKM dan UKM yang ada. Potensi pengadaan alas kaki di Kabupaten Sukabumi masih sangat terbuka lebar,” kata Satrio, di Sekretariat ASPAK, Ruko No D 9 Pasar Bunderan Sukaraja, Senin (6/7/20).

Satrio menegaskan, ASPAK berorientasi kepada seluruh anggotanya untuk memaksimalkan potensi pasar khusus di Kabupaten Sukabumi, kecuali jika ada pesanan terutama pesanan melalui online atau media sosial.

“Salah satu tujuan dibentuknya ASPAK ini karena ingin memenuhi kebutuhan di daerah sendiri. Pasar itu terbagi dua, ada pasar negeri atau pemerintahan dan pasar swasta. Untuk pasar pemerintahan, sudah jelas kebutuhan pasokan alas kaki untuk ASN di Kabupaten Sukabumi sangat besar, namun sayangnya selama ini pasokannya masih dipenuhi oleh pengusaha dari luar. Memang di sini tidak ada badan atau perusahaan yang mampu mencukupi kebutuhan tersebut. Sedangkan untuk potensi pasar swasta, di Sukabumi Kota dan Kabupaten masyarakatnya hampir 3 juta, kalau kita ambil 1 persen saja mungkin IKM yang ada di ASPAK bisa kewalahan,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Satrio juga mengaku telah bertemu Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Ia meminta Pemkab Sukabumi merilis kebijakan yang mendukung para pelaku IKM dan UKM di Kabupaten Sukabumi. Dirinya meminta agar Pemkab Sukabumi melindungi IKM dan UKM dari peredaran barang-barang ilegal.

“Hampir 99 persen merk alas kaki yang masuk ke Sukabumi itu barang- barang ilegal. Jadi, kita susah bersaing. Kami ingin Pemkab Sukabumi memproteksi kami dari hal-hal seperti itu. Baru kemudian dukungan permodalan,” tandasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close