AdvertorialKabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

Rapid Test Serentak di Delapan Pasar, Bupati Sukabumi Pantau Sukaraja dan Cisaat

Reporter : Bimbim

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar rapid test massal di 8 titik pasar yang tersebar. Sebanyak 2.300 alat rapid disiapkan dalam kegiatan yang dilakukan serentak Senin (1/6/20) tersebut.

8 titik pasar tersebut di antaranya Pasar Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Cisaat, Sukaraja, Surade, Pangleseran dan Palabuhanratu. Untuk memastikan kelancarannya, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, melakukan monitoring di dua titik, yakni Pasar Sukaraja dan Cisaat.

“Kegiatan ini akan menentukan tracking awal sebagai pemeriksaan penyaring untuk menentukan sebaran Covid-19. Terima kasih kepada semua pihak yang telah turut membantu pencegahan penyebaran Covid-19.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, mengatakan, rapid test massal tersebut diperuntukkan bagi pengunjung dan pedagang di pasar. Tukang ojek dan sopir angkot jiga termasuk di dalamnya. Sedangkan di Kecamatan Palabuhanratu, rapid test massal juga dilakukan kepada nelayan.

“Kami akan segera mengambil langkah tegas jika menemukan masyarakat yang reaktif terhadap rapid test,” jelasnya.

Andi menerangkan, beberapa tempat telah disiapkan untuk isolasi mandiri masyarakat yang reaktif. Di Palabuhanratu, Rusunawa ASN akan dijadikan tempat isolasi mandiri bagi yang reaktif terhadap rapid test hari ini.

“Beberapa tempat lain jiga disiapkan. Cicurug di Cimalati, Parungkuda dan Cibadak di belakang RSUD Sekarwangi, untuk Jampang di RS Sagaranten ada 500 ruangan, untuk Sukaraja, Sukalarang, Cireunghas di Asrama Haji,” bebernya.

“Jika warga reaktif menolak diisolasi di lokasi yang telah disiapkan, maka akan dilakukan pendampingan dan diperbolehkan di rumah. Asal memenuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close