Kabupaten SukabumiPemerintahan

Pilkades Serentak Tahun Depan, DPMD Kabsi : Jangan Ada Politik Uang

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Tahun 2022 mendatang, sebanyak 70 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar secara serentak.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukabumi, Dedi Kusnadi, berharap proses Pilkades berjalan lancar serta sukses tanpa ekses.

“Memang masih jauh ya, kalau tidak Juni akan digelar Juli. Tapi, kami ingatkan dari sekarang, agar dalam pelaksanaannya nanti tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Dedi kepada Sukabuminow.com melalui pesan WhatsApp, Rabu (7/4/21).

Salah satu hal yang sering diingatkan Dedi, yakni terkait politik uang. Dirinya berharap, Pilkades serentak mendatang bebas dari politik uang. Sehingga tidak terjadi penyelewengan anggaran seperti dana desa.

“Semua harus ikut mengontrol. Mulai dari masyarakat hingga media sebagai sosial kontrol, agar tidak terjadi politik uang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengelolaan keuangan desa terbilang cukup ketat dewasa ini. Orang yang telah mengetahui hal itu, dipastikan akan berpikir berkali-kali untuk menerapkan politik uang.

“Yang namanya politik uang itu kan harus diganti. Nah, sekarang pengelolaan keuangan desa ketat. Nanti gantinya dari mana coba?,” bebernya.

Pilkades serentak di Kabupaten Sukabumi tak hanya digelar tahun depan. Tercatat hingga 2025 mendatang, akan digelar Pilkades serentak sebanyak 3 kali.

“Tahun 2022 ada 70 desa, tahun 2023 ada 71 desa, dan tahun 2025 akan ada 240 desa yang mengikuti Pilkades serentak,” terang Dedi.

Ia berharap, Covid-19 segera berlalu. Sebab hal itu akan berpengaruh pada membengkaknya anggaran penyelenggaraan Pilkades serentak.

“Kalau masih seperti ini, anggaran akan mencapai dua kali lipat. Karena harus menerapkan Prokes. Pelaksanaannya juga pasti akan sangat dibatasi,” Dedi mengakhiri.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close