AdvertorialKabupaten SukabumiParlemenPemerintahan

Perjuangkan Redistribusi Tora, Aliansi Mahasiswa Sukabumi Suarakan Aspirasi

Reporter : Edo

Sukabuminow.com || Aliansi mahasiswa menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi terkait Tanah Objek Reforma Agraria (Tora), Kamis (30/9/21).

Selain Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi, aksi tersebut jiga dihadiri Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah Sukabumi Raya, Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi, dan Fraksi Rakyat.

“Kami menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemkab Sukabumi terkait Tora di Kabupaten Sukabumi,” terang Ketua DPC GMNI Sukabumi, Anggi Fauzi.

Terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan aliansi mahasiswa. Antara lain Segera tetapkan HGU/HGB yang tidak produktif untuk sebagai tanah yang terlantar, diantaranya HGB PT. Papan Mas Sejahtera Kecamatan Kadudampit; Laksanakan minimal 20 persen pelepasan lahan bagi HGU yang telah berakhir, diantaranya HGU PT. Pasir Salam Kecamatan Nyalindung, HGU PT. Djasulawangi Kecamatan Nagrak, dan PTPN VII Goalpara;

Selanjutnya Evaluasi HGB Papan Mas; Bebaskan Tanah HGU, HGB dan Hak Pakai (HP) untuk kaum tani; Jangan ganggu tanah yang sudah dikerjakan kaum tani;

Maksimalkan peran Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), dalam hal ini bupati, untuk penyelesaian konflik agraria di Sukabumi; Selesaikan tiga titik prioritas 2021 yang diinstruksikan Mendagri untuk penyelesaian konflik agraria di Sukabumi; dan Transparansi informasi tentang titik Tora di Kabupaten Sukabumi;

“Kemarin (beberapa waktu lalu), bupati membagikan sertifikat tanah. Itu PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), bukan Tora. Sebab yang namanya Tora itu merupakan redistribusi tanah eks lahan-lahan HGU/HGB yang sudah tidak terpakai, terindikasikan terlantar, ataupun mau perpanjangan itu harus melepaskan 20 persen untuk masyarakat. Itu baru bisa dikatakan sebagai Tora,” jelasnya.

“PTSL itu merupakan tanah yang sudah dikuasai masyarakat sebelumnya dan tidak ada konflik. Jadi yang kemarin dibagikan bupati itu bukan Tora. Sejauh ini tanah HGU mana sudah diredistribusi, atau keberhasilan ketua GTRA ini apa,” tandasnya.

KOMISI I DPRD Kabupaten Sukabumi mendengar dan menerima tuntutan Aliansi Mahasiswa terkait Tora. Foto : Sukabuminow

Usai berorasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, aliansi mahasiswa melanjutkan aksi serupa di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Komplek Perkantoran Jajaway, Palabuhanratu.

Kedatangan mereka diterima Komisi I yang terdiri dari Ketua Paozi Nurjaman, dan anggotanya Ujang Abdurohim Rochmi, Jalil Abdillah, dan Andri Hidayana.

“Kami sudah mendengar dan menerima apa yang menjadi tuntutan dari aksi ini. Akan menjadi masukan bagi Komisi I. Semoga menjadi tolok ukur untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi,” bener politisi PDI Perjuangan itu.

Paozi menjelaskan, pihaknya akan segera menindak lanjuti tuntutan tersebut. Terlebih, dalam waktu dekat akan diperingati Hari Pangan Nasional.

“Sebelum tanggal 16 Oktober 2021 yang merupakan Hari Pangan Nasional, kita akan undang mereka. Kita akan bedah seluas-luasnya apa yang disampaikan tadi,” tegasnya.

“Semoga Ketua GTRA bisa hadir. Ini demi kemajuan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Tags

Related Articles

Close
Close