Kabupaten SukabumiKesehatanPemerintahan

Percepatan Penurunan Stunting, DPPKB Kabupaten Sukabumi Kuatkan Peran TPK

Sukabuminow.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi tetap fokus pada upaya penanganan masalah pertumbuhan atau stunting. Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk terus melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting di setiap wilayah.

Instruksi tersebut ditanggapi serius oleh perangkat daerah terkait, salah satunya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) melalui seluruh UPTD yang ada. Satu di antaranya melalui program orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Program itu kita gelar di seluruh UPTD. Tentu saja dengan setiap kecamatan di dalamnya,” terang Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, Rabu (1/12/21).

Hari ini, program orientasi TPK dalam rangka percepatan penurunan stunting digelar di wilayah kerja UPTD Pengendalian Penduduk wilayah Bantargadung-Simpenan, bertempat di Aula Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

“Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 29 November kemarin. Rencananya hingga tanggal 2 Desember besok,” terang Kepala UPTD Pengendalian Penduduk wilayah Bantargadung-Simpenan, Ferry Budiman, saat ditemui Sukabuminow.com usai kegiatan.

Sasaran kegiatan tersebut, kata Ferry, yakni ibu-ibu penggiat PKK, Kader KB, dan bidan desa. Adapun output dari kegiatan tersebut, lanjut Ferry, di antaranya memacu dan motivasi seluruh pihak terkait dalam menjalankan strategi percepatan penurunan stunting.

“Kami juga ingin lebih memaksimalkan peran TPK di lapangan kepada calon pengantin, ibu hamil dan pasca melahirkan, dan bagi anak baduta (di bawah 2 tahun). Kemudian satu lagi, para peserta wajib menguasai aplikasi Elsimil,” beber Ferry.

“Elsimil itu aplikasi elektronik siap nikah dan hamil untuk calon pengantin. Tujuannya untuk strategi pencegahan penurunan stunting dari hulu,” imbuhnya.

Adapun peserta Orientasi TPK di Desa Loji, Kecamatan Simpenan tersebut berasal dari Desa Loji, Sangrawayang, Mekarasih, dan Cihaur. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung pada 29 November lalu. Peserta berasal dari Desa Bojonggaling, Bantargadung, Limusnunggal, dan Bantargebang.

Sedangkan pada 30 November kemarin, kegiatan tersebut digelar di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, dengan peserta berasal dari Desa Cidadap, Mekarasih, dan Cibuntu. Sedangkan besok, kegiatan serupa akan digelar di Desa Mangunjaya, Kecamatan Bantargadung, dengan peserta berasal dari Desa Mangunjaya, Boyongsari, Buanajaya. (Asdut)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button