Kabupaten SukabumiKriminal dan Hukum

Pembunuh IRT Cianjur Diringkus Polisi, Ini Motifnya

Sukabuminow.com || Satuan Reskrim Polres Sukabumi meringkus dua sejoli, WS dan NAA. Keduanya diketahui merupakan pelaku pembunuhan terhadap warga Kabupaten Cianjur, L (50 th).

Kasus tersebut sempat menggegerkan warga Desa Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/6/24) lalu. Pasalnya, mayat korban dibuang kedua pelaku di wilayah tersebut.

“Kami menyelidiki kasus kematian yang tidak wajar di Gegerbitung. Alhamdulillah kami dapatkan fakta bahwa korban tersebut telah dibunuh. Kami dapatkan identitas pelaku dan kemudian menangkapnya setelah mereka melarikan diri,” tutur Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo, dalam konfrensi pers di Mapolres Sukabumi, Rabu (3/7/24).

Tony menjelaskan, motif kasus tersebut yakni keinginan kedua pelaku menguasai harta korban. Sebelumnya, kedua pelaku mengantar korban menagih utang kepada seseorang.

“Pelaku berkenalan dengan korban di pegadaian Cianjur. Pada Selasa (26/6/24), keduanya bertemu lagi di rumah korban di Kabupaten Cianjur dengan tujuan meminjam uang. Saat itu, korban meminta diantarkan oleh kedua tersangka untuk menagih utang,” jelasnya.

Singkat cerita, kata Tony, penagihan utang sukses. Ketiganya kemudian pergi ke wilayah Sukabumi. Kedua pelaku, disebut telah memiliki rencana untuk merampas harta milik korban.

“Sesampainya di Kecamatan Gegerbitung, terjadilah aksi penghilangan nyawa dengan niat memiliki harta yang dimiliki korban,” terangnya.

Di tempat sama Kapolsek Gegerbitung, IPTU Bayu Sunarti menambahkan, mayat korban ditemukan warga di Jalan Pasir Sireum, Desa Sukamanah, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (26/6/24) pukul 06.30 pagi. Kaos biru muda dan celana jins biru tua dikenakan korban saat itu.

“Awalnya mayat perempuan itu tidak diketahui identitasnya. Setelah penemuan korban diunggah ke media sosial, akhirnya identitasnya diketahui.
Korban merupakan ibu rumah tangga, dan sempat pamit ke keluarga untuk ke luar rumah pada Selasa,” jelasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 dan Pasal 338 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pembunuhan Berencana dan atau Dengan Sengaja Menghilangkan Nyawa Orang Lain atau Penganiayaan yang Mengakibatkan Hilangnya Nyawa Seseorang. Penjara paling singkat 20 tahun menanti kedua pelaku tersebut. (Edo)

Editor : Andra Permana

Berita Terkait

Back to top button