Kabupaten SukabumiPemerintahan

PB Himasi Sampaikan Tuntutan, Ini Jawaban DPMD Kabupaten Sukabumi

Sukabuminow.com || Puluhan mahasiswa dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi) menggeruduk kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Selasa (22/3/22). Beberapa tuntutan disampaikan dalam kesempatan itu.

“Kami menyampaikan tuntutan kepada DPMD tentang tentang evaluasi pembedayaan kualitas dari desa; tentang BUMDes; dan tentang transparansi dana hibah KUPK (Kelompok Usaha Peningkatan Kesejahteraan),” terang Ketua Umum PB Himasi Kota/Kabupaten Sukabumi, Danial Fadhilah.

Khusus untuk KUPK, ia menilai, DPMD tidak mampu membina desa terkait BUMDes, sehingga mengucurkan dana untuk KUPK yang bernilai ratusan juta rupiah dianggap rawan.

“Dana hibah KUPK yang katanya ratusan juta, kita anggap gak perlu banget untuk sekarang. Karena tentang evaluasi tadi analogi saya sudah di sampaikan kalau misalkan ada 381 desa, 300 desa yang maslaah dan belum maksimal artinya yang salah bukan desanya, tapi bapaknya, ya DPMD,” terangnya.

“Kalau satu atau dua desa yang bermasalah, berarti desanya yang salah. Tapi kalau banyak, bapaknya yang salah. Makanya evaluasi yang kami sampaikan ini benar benar harus menjadi perhatian DPMD,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi yang hadir menemui PB Himasi mengatakan, pihaknya menyambut baik aspirasi yang disampaikan. Dirinya bahkan memberikan jawaban langsung seputar tuntutan para peserta aksi.

“Untuk hibah KUPK, itu dilakukan karena amanat dari RPJMD yang memang ada payung hukumnya, yakni Perda No 6 tahun 2000. Tahun ini rencananya hanya dua, tetapi kita masih dalam masa penilaian,” jelasnya.

Sementara itu terkait pemberdayaan desa, Gun Gun menyebut, pemberdayaan lebih banyak dilakukan oleh desa itu sendiri. Sedangkan DPMD memastikan rambu-rambunya berjalan sesuai aturan.

“Misalnya dari sisi kelembagaannya, desa harus mampu menjawab tuntutan, kan di situ ada SPM desa. Kemudian pelayanannya, kaitan dengan keterangan kependudukan, pertanahan, dan pengembangan pelayanan lain. Pelayanan itu tergantung kepada tuntutan masyarakat, dan itu desa yang lebih tahu. Kami berperang memfasilitasi pemberdayaan untuk desa utamanya terkait kebijakan,” ungkapnya.

Pantauan Sukabuminow.com, PB Himasi tampak tidak puas dengan jawaban yang diberikan Gun Gun Gunardi tersebut. Massa akhirnya membubarkan diri dan menyampaikan akan kembali melakukan aksi serupa dalam beberapa waktu ke depan. (Edo)

Editor : Andra Permana || E-mail Redaksi : sukabuminow8@gmail.com

Berita Terkait

Back to top button

You cannot copy content of this page